BKKBN Gelar Simposium Upaya Pencegahan Stunting

Deputi KS-PK (Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga) BKKBN, M Yani, memberi  arahan pada kegiatan Gerakan Upaya Pencegahan Stuntin...


Deputi KS-PK (Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga) BKKBN, M Yani, memberi arahan pada kegiatan Gerakan Upaya Pencegahan Stunting, di Banda Aceh, Jumat (8/3). Rakyat Aceh 
BANDA ACEH (RA) – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh menggelar Simposium Menuju Aceh Hebat dengan Gerakan Upaya Pencegahan Stunting di Banda Aceh, Jumat (8/3). 
Simposium yang dihadiri 120 peserta dari TP PKK Aceh, Dharma Wanita, Ibu Bhayangkari, Ibu Persit Kartika Chandra Kirana, tokoh agama, tokoh masyarakat, Paguyuban Juang Kencana (PJK) Aceh dan mitra kerja BKKBN lainnya, dibuka oleh Deputi KS-PK (Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga) BKKBN, M Yani.
Pada kesempatan itu, M Yani menyebutkan, penyebab utama terjadinya stunting dikarenakan kurangnya asupan gizi yang diterima oleh janin/bayi dan sanitasi yang buruk. Kurang gizi menurut M Yani, dapat menyebabkan antara lain anak tidak cerdas karena pertumbuhan otak terhambat dan anak berpotensi pendek karena pertumbuhan jasmani dan perkembangan kemampuan terhambat.
Oleh sebab itu kata Yani, pemerintah melakukan tindakan intervensi pada instansi terkait, mengingat persoalan stunting bukan hanya persoalan pada satu lembaga saja. Keterlibatan Kementrian, lembaga, pemerintah daerah dan serta masyarakat.
“Tentunya karena kejadian stunting multi faktor maka penanganannya juga tidak bisa sendiri-sendiri, tapi harus serentak dilakukan dan tentu perlu komitmen bersama,” ujar M. Yani yang juga merupakab Plt Deputi ADPIN (Advokasi, Penggerakan dan Informasi) BKKBN.
Kata M. Yani, stunting terjadi semenjak janin dalam kandungan dan hingga anak berusia dua tahun, sehingga penanganannya tidak bisa dilakukan pada waktu anak lahir, tapi harus sejak ibu hamil dan bahkan jauh sebelum itu harus sudah dilakukan intervensi.
Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sahidal Kastri mengakui bahwa harus ada gerakan bersama untuk menuju Aceh Hebat dan terbebas stunting, mengingat Aceh merupakan salah satu daerah yang masih tinggi angka stunting. Dari hasil SDKI 2017, Sahidal menyebutkan, empat dari 10 anak di Aceh mengalami stunting.
BKKBN Aceh kata Sahidal, diberikan amanah untuk menyelesaikan persoalan stunting di tiga kabupaten/kota yanh sudah dilakukan di Aceh Tengah dan Pidie pada 2018 dan 2019 intervensi dilakukan di Aceh Timur.
“Masalah stunting tidak hanya satu persoalan saja, akan tetapi dia menyeluruh dari persoalan pengasuhan, asupan, pola makan, sanitasi dan sebagainya. Untuk itu BKKBN memiliki program 1000 Hari Pertama Kehidupan yang bisa menurunkan stunting di Aceh, selain pengetahuan pola asuh dan pemberian ASI ekslusif,” jelas Sahidal.
Selain itu kata Sahidal, sosialisasi terus dilakukan dengan penerapan delapan fungsi keluarga dan melaksanakan program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) di 289 Kampung KB yang telah dicanangkan di Aceh.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua PKK Aceh Dyah Erti mengatakan, tim penggerak PKK sebagai mitra pemerintah siap menggerakan 400 ribu kader PKK diseluruh Aceh untuk mengawal program-program pencegahan stunting.
“Sejak deklarasi minggu lalu di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh yang dihadiri Plt Gunernur Aceh dan Kementerian Kesehatan, sudah ada sejumlah instansi yang bergerak untuk program pencegahan stunting ini, mulai dari dinas kesehatan, BPMG, dan hari ini BKKBN, dan kedepan kita juga akan kerjasama dengan instansi lain,” tambahnya.
Tahun 2019 ini dengan adanya deklarasi pihaknya akan melakukan intervensi ke 10 kabupaten/kota di Aceh dan optimis pada 2019 angka stunting di Aceh bisa diturunkan secara signifikan.
“TP PKK dan Pemerintah Aceh berkomitmen melakukan upaya pencegahan dan penanganan stunting, apalagi Aceh menduduki peringkat ketiga se-Indonesia, sebagai daerah yang cukup tinggi angka kejadian stuntingnya, yaitu sebesar 37,9 persen,” sebbut Dyah Erti.
Sebagai bentuk keseriusan TP PKK Aceh berbagai kegiatan dilakukan baik oleh TP PKK
maupun Pemerintah Aceh, melakukan pelatihan kader Posyandu, pendampingan Ibu Hamil dan penggunaan buku KIA. Selain itu, revitalisasi dan optimalisasi Posyandu terintegrasi juga terus dilakukan.



HALAMAN SELANJUTNYA:


COMMENTS

Bidikindonesia
Name

ABDULLAH,18,ABDYA,3,ACEH BARAT,5,ACEH BESAR,111,ACEH JAYA,41,ACEH NASIONAL,1,ACEH NEWS,1,ACEH SELATAN,7,ACEH SINGKIL,4,ACEH TAMIANG,174,ACEH TAMIANG KABAR DAERAH,2,Aceh tamiang news,5,ACEH TAMIANG PEMERINTAH NEWS,1,ACEH TAMIANG PEMERINTAHAN,1,ACEH TAMIANG POLISI NEWS,4,ACEH TAMIANNG,1,ACEH TAMUANNG,1,ACEH TENGAH,105,ACEH TENGARA,3,ACEH TENGGARA,1,ACEH TEUMING NEWS,2,ACEH TIMUR,48,ACEH UTARA,40,ACEH. TAMIANG,4,ADVERTISER,22,Advitorial,1,ARTIS,1,b,1,Ban,1,banda,1,BANDA ACEH,1417,Banda Aceh Headline News,10,BANDAR LAMPUNG,4,BANJIR,3,Batahan News,4,BENER MERIAH,58,Bidik indonesia Nasional,5,BIREUEN,17,Blang Pidie Aceh,1,Blangkejeren Aceh,1,BNN,6,BREAKING NEWS,81,CAHAYA IMAN,7,DAERAH,3,DPRA,8,DPRK,1,DUNIA,27,EKONOMI,2,Entertaiment,2,f,2,GAYO LUES,51,Headline,3,Headline news,11,HEALTH,9,HUKUM,3,Indonesia Nasional,3,INSPIRATIF,46,INVESTIGASI,5,ISMED,1,JAKARTA,12,Jayapura,2,Jayapura Nasional,1,KAMPUS NEWS,17,KEDIRI,1,KOTA LANGSA,3,KRIMINAL,19,KULINER NEWS,6,LAMPUNG,23,LAMPUNG PESAWARAN,1,LAMPUNG PRINGSEWU,17,LAMPUNG SELATAN,18,LAMPUNG TANGGAMUS,3,LAMPUNG TIMUR,1,LAMPUNG UTARA,3,LAMPUNG WAY KANAN,1,LANGSA,20,Langsa Aceh,2,Langsa News,1,LAPUNG SELATAN,1,LHOKSEUMAWE,70,Mandailing Natal,12,MEDAN,7,MEL,7,Modifikasi news,1,MUHAMMAD FADHIL,2,NAGAN RAYA,13,NARKOTIKA,21,NASIONAL,52,NASIONAL KAMPUS NEWS,10,NASIONAL NEWS,26,natal news,3,new,5,NEWS,2048,OLAH RAGA,1,OPINI,9,PADANG,24,Panggautan News,8,Panyabungan,1,PARIWARA,5,PASAMAN BARAT,1,PEMERINTAH NEWS,7,PEMERINTAHAN,2,pendidikan,1,PENDIDIKAN NEWS,10,PERISTIWA,63,PERTANIAN,25,PESISIR BARAT,2,PIDIE,60,PIDIE JAYA,42,PILKADA,158,POLITIK,95,POSO,1,PRINGAEWU,1,PRINGSEWU,10,PRINGSRWU,1,Pristiwa,1,RECENT POSTS,10,SABANG,13,SAID SAIFUL,66,SIMEULUE,1,SOSIAL,2,SPORT,2,STYLE,46,Subulussalam,1,Sukabumi,1,SULTENG,3,T KHAIROL,7,TANGGAMUS,3,TIPS,2,Treading Topic,2,TREDING TOPIC,1,TULANG BAWANG,11,TULANG BAWANG BARAT,1,WAY KANAN,2,wisata,2,
ltr
item
BIDIK INDONESIA: BKKBN Gelar Simposium Upaya Pencegahan Stunting
BKKBN Gelar Simposium Upaya Pencegahan Stunting
https://4.bp.blogspot.com/-PVm2A5oBspk/XIUIxcaNB3I/AAAAAAAANyY/miViEnVIomAfzbDuOYBCU3RG_KrpP_iwACLcBGAs/s320/bln%2B3%2Bminggu%2Bke%2B4%2B%252C%2Bsimposium-menuju-aceh-hebat-dengan-gerakan-upaya-pencegahan-stunting.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-PVm2A5oBspk/XIUIxcaNB3I/AAAAAAAANyY/miViEnVIomAfzbDuOYBCU3RG_KrpP_iwACLcBGAs/s72-c/bln%2B3%2Bminggu%2Bke%2B4%2B%252C%2Bsimposium-menuju-aceh-hebat-dengan-gerakan-upaya-pencegahan-stunting.jpg
BIDIK INDONESIA
http://www.bidikindonesia.com/2019/03/bkkbn-gelar-simposium-upaya-pencegahan.html
http://www.bidikindonesia.com/
http://www.bidikindonesia.com/
http://www.bidikindonesia.com/2019/03/bkkbn-gelar-simposium-upaya-pencegahan.html
true
1287952297879094571
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy