DPRK KOTA BANDA ACEH

DPRK KOTA BANDA ACEH

Penerimaan Mahasiswa Baru

Penerimaan Mahasiswa Baru

Teknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat - ANN Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWDr. Rahmad Fadhil, Syafriandi, M.Si dan Mustaqimah, M.Sc. disamping itu juga dihadiri oleh para aparatur gampong kuala bubon dan di ikuti oleh kelompok usaha pengolahan ikan Kareung Boh Gadong dan Aron Meubanja, dengan peserta 45 orang. Setelah dilakukan Launching dan Sosialisasi, kegiatan selanjutnya adalah pembinaan dan pendampingan yang akan dilakukan secara kontinyu oleh tim Unsyiah, UTU dan Dinas Perdagangan, Jelas Diswandi.

Aceh Barat - Bin Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas ...


Aceh Barat - Bin
Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon
Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan
Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan
Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus
2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan
pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi
Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan
Berbasis Ekonomi Kerakyatan”
Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan
lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016
yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh
Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung
kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang.
Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai
dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ;
membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan
zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang
memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan
kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi
masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna
berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang
dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya
melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan
masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari
progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan
permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir
adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan
sehat.
Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan
mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin
mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi
kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang
pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu
juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan
mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing
maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan
Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat
langsung bagi masyarakat.
Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat
siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga
sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah
memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft
program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan
RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung
RPJMD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU
Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan
Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon
Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan
Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan
Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus
2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan
pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi
Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan
Berbasis Ekonomi Kerakyatan”
Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan
lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016
yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh
Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung
kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang.
Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai
dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ;
membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan
zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang
memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan
kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi
masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna
berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang
dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya
melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan
masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari
progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan
permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir
adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan
sehat.
Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan
mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin
mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi
kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang
pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu
juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan
mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing
maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan
Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat
langsung bagi masyarakat.
Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat
siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga
sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah
memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft
program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan
RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung
RPJMD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU
Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan
Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon
Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan
Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan
Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus
2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan
pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi
Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan
Berbasis Ekonomi Kerakyatan”
Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan
lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016
yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh
Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung
kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang.
Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai
dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ;
membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan
zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang
memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan
kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi
masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna
berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang
dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya
melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan
masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari
progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan
permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir
adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan
sehat.
Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan
mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin
mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi
kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang
pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu
juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan
mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing
maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan
Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat
langsung bagi masyarakat.
Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat
siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga
sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah
memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft
program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan
RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung
RPJMD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU
Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWDr. Rahmad Fadhil, Syafriandi, M.Si dan Mustaqimah, M.Sc. disamping itu juga dihadiri
oleh para aparatur gampong kuala bubon dan di ikuti oleh kelompok usaha pengolahan
ikan Kareung Boh Gadong dan Aron Meubanja, dengan peserta 45 orang. Setelah
dilakukan Launching dan Sosialisasi, kegiatan selanjutnya adalah pembinaan dan
pendampingan yang akan dilakukan secara kontinyu oleh tim Unsyiah, UTU dan Dinas
Perdagangan, Jelas Diswandi.(*)
HALAMAN SELANJUTNYA:


COMMENTS

Bidikindonesia

Iklan

Iklan

HUT BHAYANGKARA

HUT BHAYANGKARA

DPRA IDUL FITRI

DPRA IDUL FITRI

DPRA

DPRA

DPRK ACEH BESAR

DPRK ACEH BESAR
PUASA

DPRK KOTA BANDA ACEH

DPRK KOTA BANDA ACEH
HPN

DPRK ACEH BESAR

DPRK ACEH BESAR
Selamat Hari Lahir Pancasila

DPRK ACEH BESAR

DPRK ACEH BESAR

DPRK KOTA BANDA ACEH

DPRK KOTA BANDA ACEH

Bela Sungkawa Atas meninggalnya Ibunda Presiden RI

Bela Sungkawa Atas meninggalnya Ibunda Presiden RI

PKK

PKK
Name

( Pekalongan ).,1,( Sukadana ),1,(Pekalongan),1,*TEC Berikan Puluhan Ribu Masker dan Wastafel Portable Bagi Umat Hindu*,1,*YARA Aceh Utara Minta Polisi Selidiki Penggunaan Dana Covid-19*,1,177 Pendamping PKH Aceh Utara Dapat Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,1,20 KK Lagi Juga Terancam Longsor,1,200 Lapak Ludes,1,4 Mei 2020 menanggapi terkait pemberitaan media massa yang menyebutkan kas daerah Aceh Utara kosong,1,500 Paket Sembako Ketua IIPG Lampung,1,7 Miliar,1,7 Milyar,1,ABDULLAH,18,ABDYA,3,ACEH BARAT,10,ACEH BESAR,124,ACEH JAYA,44,ACEH NASIONAL,2,ACEH NEWS,4,ACEH SELATAN,8,ACEH SINGKIL,5,ACEH TAMIANG,181,ACEH TAMIANG KABAR DAERAH,2,Aceh tamiang news,5,ACEH TAMIANG PEMERINTAH NEWS,1,ACEH TAMIANG PEMERINTAHAN,1,ACEH TAMIANG POLISI NEWS,4,ACEH TAMIANNG,1,ACEH TAMUANNG,1,ACEH TENGAH,113,ACEH TENGARA,3,ACEH TENGGARA,1,ACEH TEUMING NEWS,3,aceh tim,1,ACEH TIMUR,111,aceh timur.,1,ACEH UTARA,69,aceh utaracm,1,ACEH. TAMIANG,4,Adventotlrial,1,ADVERTISER,23,advertorial,28,Advitorial,1,Advokat dari Lintas Organisasi Advokat di Wilayah Lhokseumawe,1,Agama,2,AIDS,1,Akibat Kurang Transparan.aceh utara,1,akl,1,Aktivis HAM : Jika Tidak Dihukum,1,Aktivis HAM : Kejahatan Rasisme dan Isu SARA adalah Kejahatan Kemanusiaan dan Musuh Internasional,1,Alfa record Orbit Penyanyi Aceh Omar,1,Amat Leumbeng Salurkan Bantuan Untuk Muslim Rohingya,1,APA YANG SALAH DENGAN PEMBANGUNAN KOTA LHOKSEUMAWE,1,ARTIS,3,b,1,Badai Hujan Angin Kencang petir Menumbangkan Pohon-Pohon Jalan di Aceh Timur,1,Ban,1,banda,1,BANDA ACEH,1583,Banda Aceh Headline News,25,Banda Aceh news,22,BANDAR LAMPUNG,5,BANJAR BARU,1,BANJIR,3,bank Aceh,1,Bank Aceh JANTHO,1,bank Aceh syariah,1,bantuan covid 19,1,Batahan News,40,Batam,1,Batanghari,2,BEM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH MINTA PRESIDEN JOKO WIDODO TUNTASKAN KASUS PELANGGARAN HAM SIMPANG KKA ACEH,1,BENER MERIAH,133,Bhaktisosial,2,bidik indonesia,3,Bidik indonesia Nasional,8,BIREUEN,18,Birieun,1,BKKBN,2,BKKBN ACEH,10,Blang Pidie Aceh,1,Blangkejeren Aceh,1,BNN,6,BREAKING NEWS,87,brimob,1,Brimob polda kompi 3 yon c,1,Bung Karno,1,CAHAYA IMAN,7,Cara Unik Sosialisasi Covid 19,1,cibubur,1,covid-19,2,DAERAH,4,daerah Lampung,1,dan Bireuen bersatu dalam Forum Advokat Bersatu,1,Danrem Berikan Materi Kebangsaan dan Bantuan bibit 12000 Ekor Patin Dalam Kegiatan Serbuan Teritorial Kodim,1,Dareah Lampung,1,Desa,1,Diduga Bupati Rocky Tekan Pejabat Dinas Arahkan Proyek ke kroni dan keluarganya,1,Dimana Nurani,1,Dinilai Hanya mencari Sensasi Namun Konyol,1,DPC) Lembaga Anti Narkoba (LAN) Kota Lhokseumawe,1,DPD Lembaga Aliansi Indonesia BPAN Angkat Bicara Terkait Geuchik Polisikan Warganya,1,DPR RI,1,DPRA,12,dpra news,10,DPRK,4,DPRK Ingatkan Ketua PDIP Aceh Utara Jangan Provokasi Rakyat.aceh utara,1,dr Spesialis Bedah RSU Sultan Abdul Aziz Syah Bantah Melakukan Asusila,1,DUNIA,29,EKONOMI,3,Entertaiment,2,f,2,faksi,1,FAKSI : Pelaku Pengeroyokan Warga Aceh di Tanggerang Harus Dihukum Mati,1,FAKSI Ajak Masyarakat dan Elemen Sipil Turun ke Jalan Demo Dana Covid Rp.30,1,FAKSI Desak Bupati Aceh Timur Segera Nonaktifkan Kadis S Tersangka Mesum,1,FAKSI Desak Bupati Aceh Timur Umumkan Penggunaan Anggaran Covid-19 Rp.30,1,FAKSI Desak KPK Audit Kekayaan Pejabat Di,1,Film,1,FPI,1,GAYO LUES,55,Gelar Buka Puasa Bersama Kaum Duafa Dan Anak Yatim Di Aceh Utara,1,Gerindra,1,gp tgk di balee,1,GRAM : Tangkap dan Penjarakan Siapapun Yang Bermain Dengan Dana Covid 19,1,GRAM Menilai Anggota DPRK Aceh Utara Anti Kritik,1,GRAM: Elit Politik di Aceh Lambat Loading,1,Haji Uma Jemput 33 TKI Asal Aceh yang Dikarantina di Medan,1,Hambat Tugas Jurnalistik,1,Harga LPG 3 Kg Capai Rp 35.000 karena Ulah Oknum Pedagang,1,Hasil Rapat dengan Manager PLN Akhir Juni 2020,1,Headline,3,Headline news,15,HEALTH,9,Hj.Riana Sari: berharap pandemi covid segera berakhir,1,HMI,1,HPPMI MAROS SESALKAN PLN ( Persero ) ATAS KENAIKAN TARIF LISTRIK MASYARAKAT DI TENGAH PENDEMI COVID-19,1,HUKUM,8,i,1,Indonesia Nasional,3,INSPIRATIF,46,INVESTIGASI,5,Islam dan Pancasila.banda aceh,1,ISMED,1,Jabat PLT Golkar Lamsel,1,JAKARTA,28,Jakarta news,2,JARI Desak DPR Segera Sahkan RUU Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,1,jasaraharja,1,Jawa Tengah,1,Jayapura,2,Jayapura Nasional,1,Kabar Aceh,7,KABAR DAERAH,3,Kadin,4,KALIMANTAN BARAT,1,Kalimat Selatan,1,KAMPUS NEWS,17,Kapolres,1,Kapolsek Tanah Luas Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Muslim Rohingya,1,Kebudayaan Aceh 2020,1,Kec.Braja Selebah,1,KEDIRI,1,kemenag,1,KNPI,1,KODIM 0117/ATAM,1,Kominfo,1,KOMPAK : berharap Shelter Di Blang Ado Kembali Difungsikan,1,KORBAN KEBAKARAN RUMAH DI GAMPONG TGK DIBALE TANAH LUAS TEMPATI RUMAH BARU.aceh utara,1,KOTA LANGSA,4,Kota Lhokseumawe,6,Kota lhoksumawe,1,KRIMINAL,23,KULINER NEWS,6,Kunjungan Kerja Pangkosek Hadudnas III Ke Detasemen Arhanud-001/CSBY,1,l news,1,LAMPUNG,116,LAMPUNG PESAWARAN,1,LAMPUNG PRINGSEWU,19,LAMPUNG SELATAN,22,LAMPUNG TANGGAMUS,3,Lampung Tengah,2,LAMPUNG TIMUR,25,LAMPUNG UTARA,33,LAMPUNG WAY KANAN,1,LANGSA,24,Langsa Aceh,2,Langsa News,1,Lapas,1,LAPUNG SELATAN,1,Lapung Tengah,1,LHOKSEUMAWE,87,Lhokseumawe Zona Merah,1,lhoksukon,2,LKPK,1,Madaraya,1,Mandailing Natal,13,maros,1,Masyarakat Bergerak,1,Mayor Alse Ariyanto Jabat Komandan Arhanud 001/CSBY Pulo Rungkom,1,MEDAN,7,MEL,7,Merdu,2,MH Senin,1,MM,1,Modifikasi news,1,Muara Enim,1,MUHAMMAD FADHIL,2,mutasi 31 pejabat eselon 2 3 4,1,NAGAN RAYA,17,Nanggroe,1,Narkoba,2,NARKOTIKA,25,NASIONAL,60,NASIONAL KAMPUS NEWS,10,NASIONAL NEWS,28,natal news,3,new,5,NEWS,2413,OLAH RAGA,1,OPINI,14,OPINI : Restrukturisasi Bank Syariah Dalam Masa Covid 19 Pasca Pojk No.11/POJK.03/2020,1,Orang No.1 Kota Lhokseumawe Rayakan Ulang Tahun anaknya,1,PADANG,24,Pali,1,pangdam IM,1,Panggautan News,8,Panyabungan,1,PARIWARA,5,parlementaria,3,PASAMAN BARAT,1,pasar Inpres Lhokseumawe Terbakar,1,Pedagang berharap Pemerintah Segera Mengambil Kebijakan,1,PeduliYuk,2,Pejabat Bermasalah Munculkan Diskriminasi dan Gerusi Elektabilitas,1,PEMERINTAH NEWS,7,PEMERINTAHAN,9,Pemkab Aceh Utara Bayar Tagihan Listrik pada APBK-P,1,pendidikan,2,PENDIDIKAN NEWS,10,Penyaluran bantuan pasca panik Untuk Pedagang Kebakaran pajak inpres Lhokseumawe diwarnai kericuhan,1,Penyaluran BLT Di Tanah Luas Aman Terkendali,1,PERISTIWA,65,PERTAMA DI ACEH,1,PERTANIAN,25,Pesawaran,10,PESISIR BARAT,2,phe.aceh utara,1,PIDIE,63,PIDIE JAYA,45,Pijay,4,PILKADA,158,PKN Aceh,1,Pohon Tumbang,1,Polda,13,Polda Aceh,7,POLITIK,96,Politik-Pilkada,1,Polres Aceh Utara Bantu Fakir Miskin DI Beberapa Desa Sekecamatan Tanah Luas Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara Ke 74,1,Polres Lhokseumawe Gelar Gelar Apel Gabungan Pemberian Penghargaan Kepada 54 Bhabinkantibmas Dan 100 Babinsa Berprestasi.,1,Polres Pringsewu,1,Polresta,1,Polri,6,Polri Dan Insan Pers,1,Polsek Pringsewu Kota,1,Polsek Tanah Luas Rilis Film Cinta Masker,1,PONTIANAK,1,POSO,1,PRINGAEWU,1,PRINGSEWU,70,Pringsewu Timur,1,PRINGSRWU,1,Pristiwa,1,Purbolinggo.,1,Raman Utara,1,Rapat Dengar Pendapat HPPMI Maros dan Panpel Prona/redist Menuai Titik Temu,1,Ratusan Eks Karyawan Exxonmobil Mengadu ke YARA,1,RECENT POSTS,10,Rilis Hits "Cinta Kelapa",1,Rohingya,1,Ronny : Kekerasan dan Pelanggaran HAM di Aceh Timur Terkesan Melukai Rasa Keadilan,1,SABANG,18,SAID SAIFUL,67,Satu Rumah Amblas Dikikis Erosi Sungai Keureto,1,SAVE ROHINGYA,2,Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Abdul Aziz,1,Semua Pengungsi Rohingya Non Reaktif Covid-19 Setelah Rapid Test,1,Senator DPD RI Asal Aceh Kunjungi MTs Darul Muta'allimin di Rantau Peureulak,1,SH,1,Sidoarjo,1,Sigli,2,SIMEULUE,3,Siswa 14 tahun meninggal disambar petir di tanah luas,1,SMANSA,1,SOSIAL,2,SPORT,2,STYLE,46,Subulussalam,1,Sukabumi,1,sulawesi selatan,2,SULTENG,3,Sungai Leubok Pusaka Aceh Utara Diduga Tercemar Limbah Proyek Vital,1,Swap Test 90 Warga Kota Lhokseumawe oleh Team Gugus Tugas Covid-19,1,syamtalira bayu,1,T KHAIROL,10,Tahun Anggaran 2020 Baitul Mal Aceh Utara Bangun 273 Rumah Fakir Miskin,1,tanah luas,2,TANGGAMUS,3,Tangis Pecah Pon Citra Dihadapan Haji Uma Saat Cerita Perjuangan Obati Kanker Otak Istrinya,1,TEC Ajak Umat Kristiani Lawan Covid-19,1,TEC Gelar Rapat Pleno Diperluas.lampung selatan,1,TEC Kembali Gelar Reses Bersama Tokoh Masyarakat Lampung Selatan.,1,TEC Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga,1,Terkait Imigran Rohingya; Lembaga Kemanusiaan Eddie Foundation Quick Respon Salurkan Bantuan,1,Tidak ada KK dan KTP Penerima BLT-DD tahap satu Bu Sya'ah dilewatkan,1,TIPS,2,TMMD KE-105 TA 2019,1,tokoh,1,Treading Topic,2,TREDING TOPIC,1,TULANG BAWANG,17,TULANG BAWANG BARAT,1,uea,1,Unsyiah,2,Viral...,1,Wabup Fauzi Yusuf Resmikan BUMG Maju Bersama,1,wali Nanggroe Aceh,1,Warga Meragukan Kinerja Gechik Krueng Baroe Blang Mee,1,Wartawan Kecam Dan Desak TNI Di tarik dari lokasi Penampungan Rohingya,1,WAY KANAN,2,Webinar Aceh,1,wisata,2,yara,2,YARA Aceh Utara Somasi PIM.lhoksukon,1,YARA Desak Menteri ESDM Tarik SKK Migas Dari Aceh,1,YARA Desak Pemerintah Aceh dan DPRA Untuk Evaluasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah,1,YARA minta Pemkab Nagan Raya tindak lanjuti rekomendasi temuan BPK,1,YARA Temukan Kejanggalan di Bangunan Monumen dan Museum Samudera Pasai,1,YARA Terima kuasa hukum khusus dari pasien yang diduga korban pelecehan seorang oknum dokter d,1,YARA Terima Pengaduan Masyarakat Geudumbak Aceh Utara Terkait Pemalsuan Tanda Tangan,1,Yogyakarta,1,YPAP,1,Zubir HT : WTP Belum Memberikan Dampak Untuk Rakyat.aceh utara,1,zulfiyanda,1,
ltr
item
BIDIK INDONESIA: Teknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat - ANN Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWDr. Rahmad Fadhil, Syafriandi, M.Si dan Mustaqimah, M.Sc. disamping itu juga dihadiri oleh para aparatur gampong kuala bubon dan di ikuti oleh kelompok usaha pengolahan ikan Kareung Boh Gadong dan Aron Meubanja, dengan peserta 45 orang. Setelah dilakukan Launching dan Sosialisasi, kegiatan selanjutnya adalah pembinaan dan pendampingan yang akan dilakukan secara kontinyu oleh tim Unsyiah, UTU dan Dinas Perdagangan, Jelas Diswandi.
Teknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat - ANN Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWTeknik Pertanian Unsyiah Gandeng UTU dan Dinas Perdagangan Aceh Barat Laksanakan Program Kemitraan Wilayah di Kuala Bubon Teknik Pertanian Unsyiah beserta Universitas Teuku Umar dan Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Barat melakukan Launching dan Sosialisasi Program Kemitraan Masyarakat (PKW) di Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat Jum’at 23 Agustus 2019. Program ini merupakan program yang dilakukan bersama Universitas dan pemerintah kabupaten dalam wilayah sasaran dengan mengambil tema “Aplikasi Teknologi Pertanian Tepat Guna Di Gampong Kuala Bubon Menuju Sentra Produksi Hasil Ikan Berbasis Ekonomi Kerakyatan” Ketua PKW Unsyiah Diswandi Nurba, S.TP., M.Si mengatakan Program ini merupakan lanjutan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang pernah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu. Hanya saja konsep saat ini adalah singkronisasi program dengan RPJMD Aceh Barat, sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan akan ikut mendukung kegiatan lewat program dan anggaran melalui APBK di tahun 2019 dan 2020 mendatang. Tujuan PKW ini secara garis besar adalah untuk menjawab dua permasalahan sesuai dengan dua target kewilayahan yang diangkat dalam RPJMD Aceh Barat yaitu ; membangun ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya alam daerah, dan mewujudkan zona ketahanan pangan. Hal ini selaras dengan kondisi di wilayah Kuala Bubon, yang memiliki permasalahan dalam Pengolahan Hasil Ikan yang masih harus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, serta permasalahan perluasan dan penigkatan taraf ekonomi masyarakat. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi; aplikasi Teknologi Tepat Guna berupa alat Pengering Efek Rumah Kaca (ERK) Vertical Dryer dengan skala usaha yang dapat mengakomidir peningkatan kuantitas dan kualitas produksi masyarakat, selanjutnya melakukan pembinaan dan manajemen usaha, serta pendampingan, sehingga diharapkan masyarakat memiliki usaha yang baik manajemennya dan kontinyu, kemudian lanjutan dari progress yang dicapai akan diupayakan perluasan jaringan pasar dan pemenuhan permintaan pasar yang sesuai standar juga menjadi fokus kegiatan PKW ini. Yang terakhir adalah penanganan Sampah di Gampong untuk mewujudkan Gampong yang bersih dan sehat. Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Dr. Mursyidin, MA menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Unsyiah di Kuala Bubon, Mursyidin mengatakan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Mitra yang berada dekat dengan lokasi kegiatan akan menyediakan SDM berupa dosen dan mahasiswa yang konsen dibidang pemberdayaan masyarakat, yaitu pengolahan dan pemasaran hasil ikan. Disamping itu juga UTU memiliki Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang siap menampung dan mendistribusikan hasil-hasil pengolahan masyarakat baik melalui internet marketing maupun jaringan pasar antar wilayah. Kami mengharapkan kemitraan Unsyiah, UTU dan Pemkab Aceh Barat ini akan terus berlanjut, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kepala dinas Perdagangan Aceh Barat Bismi, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat siap membackup kegiatan PKW ini, kita melihat usaha mikro pengolahan ikan ini juga sebagai leading sector dalam perindustrian dan perdagangan di Aceh Barat. Kita telah memulainya dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur, juga telah menyiapkan draft program dan anggaran bersama Unsyiah dan UTU untuk kita bahas dalam pembahasan RAPBK nanti. Peluang-peluang tetap ada, apalagi kegiatan ini menyentuh langsung RPJMD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid. Industri Arisman, SE, CV Ketua dan Staf IBT UTU Hafinuddin, M.Sc dan Dedi Darmansyah, M.Si, Dosen Unsyiah sebagai tenaga ahli PKWDr. Rahmad Fadhil, Syafriandi, M.Si dan Mustaqimah, M.Sc. disamping itu juga dihadiri oleh para aparatur gampong kuala bubon dan di ikuti oleh kelompok usaha pengolahan ikan Kareung Boh Gadong dan Aron Meubanja, dengan peserta 45 orang. Setelah dilakukan Launching dan Sosialisasi, kegiatan selanjutnya adalah pembinaan dan pendampingan yang akan dilakukan secara kontinyu oleh tim Unsyiah, UTU dan Dinas Perdagangan, Jelas Diswandi.
https://1.bp.blogspot.com/-ZIbhwR3Krvc/XWEqFbvW5_I/AAAAAAAALNo/9UTpT2opvD4HoxGHnJ796yUBM3StQqi6wCLcBGAs/s320/IMG-20190824-WA0025.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ZIbhwR3Krvc/XWEqFbvW5_I/AAAAAAAALNo/9UTpT2opvD4HoxGHnJ796yUBM3StQqi6wCLcBGAs/s72-c/IMG-20190824-WA0025.jpg
BIDIK INDONESIA
http://www.bidikindonesia.com/2019/08/teknik-pertanian-unsyiah-gandeng-utu.html
http://www.bidikindonesia.com/
http://www.bidikindonesia.com/
http://www.bidikindonesia.com/2019/08/teknik-pertanian-unsyiah-gandeng-utu.html
true
1287952297879094571
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy