Tafakur Akhir Ramadhan Jalan Menuju Kemenangan

“Tafakur Akhir Ramadhan Jalan Menuju Kemenangan” Oleh: Mukhlis Sulaiman, SE M.M Sejak Pandemi Covid-19 ( Virus Corona ) melanda pen...

“Tafakur Akhir Ramadhan Jalan Menuju Kemenangan”
Oleh: Mukhlis Sulaiman, SE M.M

Sejak Pandemi Covid-19 (Virus Corona) melanda penduduk di bumi dan menjadi momok yang menakutkan bagi manusia diseluruh dunia, virus ini pertama kali muncul dari Kota Wuhan, China pada pertengahan November 2019, saat ini telah melanda hampir 213 negara di dunia dan telah banyak memakan korban jiwa. Negara Indonesia salah satu negara yang ikut terdampak Covid-19 tidak terkecuali Provinsi Aceh yang ikut merasakan dampak virus yang sangat mematikan ini.
Namun dibalik semua musibah pasti ada hikmahnya, kita sebagai umat islam yang beriman dan bertaqwa wajib bersabar atas segala cobaan yang Allah berikan dengan cara mendekatkan diri kepada Allah melalui tafakur serta mengikuti arahan dari Ulama dan Pemerintah dalam hal pencegahan penularan Covid-19, hanya kepada Allah semata lah mengharap supaya kita dijauhkan dari segala wabah penyakit terlebih dalam suasana menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan, karena Ibadah Puasa merupakan salah satu ibadah yang paling efektif dalam ber Ubudiyah kepada Allah, melalui bulan Suci Ramadhan ini pula kita selaku umat islam terus meningkatkan kualitas ibdaha kita kepada Allah dengan cara tafakur kepada Allah.  
Ada banyak cara dalam melakukan tafakur kepada Allah terlebih diakhir Ramdhan ini diantaranya adalah:
Pertama Tafakur akan ayat-ayat Allah. Allah turunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman bagi umat manusia di muka bumi, maka pelajari dan amalkan isi nya niscaya kita akan selamat di dunia dan akhirat.
Kedua tafakur tentang ciptaan Allah yang menakjubkan dan tentang bukti-bukti kekuasaan Nya baik yang ghaib maupun yang tidak yang semuanya terbentang di langit dan dibumi, diantara ciptaan Allah yang menakjubkan adalah manusia itu sendiri.
Ketiga tafakur tentang nikmat-nikmat Allah, yaitu dengan cara melahirkan rasa cinta dan syukur akan nikmat-nikmat yang Allah berikan karena dengan bersyukur akan Allah lipat gandakan nikmat yang lainnya.
Kempat tafakur tentang janji-janji Allah, yaitu melahirkan rasa cinta kepada akhirat, faedahnya adalah selalu diberikan jalan-jalan yang mudah, merubah ketakutan menjadi aman sentausa dan mengantarkan orang mukmin ke syurga.
Kelima tafakur terhadap ancaman Allah tafakur ini melahirkan sikap waspada terhadap perbuatan dosa dan takut akan ancaman Allah faedahnya adalah mengingatkan kita untuk tidak durhaka sehingga mendapatkan balasan neraka. Orang durhaka mengira Allah menganiaya mereka, padahal mereka yang menganiaya diri mereka sendiri.
Keenam yaitu tafakur tentang kekurangan diri dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah sehingga melahirkan rasa takut kepada Allah. faedah yang bisa diambil dari tafakur ini adalah mengetahui asal, fungsi dan tujuan manusia diciptakan, mengetahui bahwa Allah mengetahui segala sesuatu dengan apa yang tidak kita ketahuinya, munculnya rasa malu dan sifat zuhud, cinta akhirat dan mengingat mati.

Allah SWT sudah menjelaskan dengan sangat gamblang dalam Al Qur’an apa yang menjadi tujuan hidup manusia di muka bumi, yang artinya; “Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (Q.S Adz-Dzaariyaat-ayat 56)
Ayat di atas jelas menyebutkan tujuan diciptakannya manusia oleh Allah adalah untuk beribadah, hanya menyembah Allah semata. Ayat ini mengisyaratkan betapa pentingnya tauhid, karena tauhid adalah bentuk ibadah yang paling agung, meng-esakan Allah dalam ibadah. Ayat ini juga mengisyaratkan pentingnya beramal, setelah tujuan pertama manusia diciptakan adalah agar berilmu, maka buah dari ilmu adalah beramal. Tidaklah ilmu dicari dan dipelajari kecuali untuk diamalkan. Sebagaimana pohon, tidaklah ditanam kecuali untuk mendapatkan buahnya, karena ilmu adalah buah dari amal.
Maka jelas kita selaku manusia yang beriman dan bertaqwa tentu dapat mengukur diri kita masin- masing sejauh mana penghambaan dalam bentuk Ubudiyah (Ibadah) yang kita lakukan kepada Allah, dan seberapa besar ibadah (amalan) yang telah kita persiapkan sebagai bekal menju akhirat kelak, karena kematian merupakan rahasia Allah terhadap hamba-Nya yang namun kita sebagai manusia harus secara terus menerus mepersiapkan diri menghadapi kematian dengan cara memperbanyak ibadah sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Hadist.

Ibadah merupakan penghambaan manusia kepada Allah, bahwa segala macam perbuatan atau ucapan yang dicintai dan diridhai oleh Allah adalah ibadah, termasuk juga amalan hati seperti cinta kepada Allah, tunduk, menghinakan dan merendahkan diri, takut, berharap, tawakkal, semuanya adalah ibadah.

Dalam Al-Quran dan Hadits terdapat perintah terhadap sesuatu, maka sesuatu itu adalah ibadah. Jika Allah dan Rasul-Nya melarang sesuatu, maka meninggalkan sesuatu itu juga ibadah, kita sering mendegar dan membaca dalam bahasa Aceh “Tapeubuet suroh tapeujioh teugah yang larang Allah bek takeurija” maknanya adalah “Kerjakan apa yang Allah suruh dan tinggalkan segala larangan-Nya” maka ini semua dinamai dengan ibadah.

Setelah kita mengetahui tujuan hidup, maka perlu diketahui pula bahwa jika Allah memerintahkan kita untuk beribadah kepada-Nya, bukan berarti Allah butuh pada kita. Sesungguhnya Allah tidak menghendaki sedikit pun rezeki dari makhluk-Nya dan Allah pula tidak menghendaki agar hamba memberi makan pada-Nya. Allah lah yang Maha Pemberi, Maha Mengampuni, Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Puasa Jalan Menju Kemenangan
Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah aya 183 yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183).
Allah memerintahkan kepada manusia untuk berpuasa sebagaimana dikutip dari ayat tersebut dengan tujuan agar manusia menjadi bertaqwa kepada Tuhannya. Hal ini jelas jika dikaitkan dengan pelaksanaan puasa Ramadhan yaitu menahan nafsu, baik nafsu secara lahiriyah (makan, minum, syahwat) maupun nafsu batiniah yang meliputi rasa iri, dengki, dendam, dan lain-lain. Dengan berpuasa, kita diajarkan oleh Allah untuk menahan semua rasa tersebut, dengan tujuan meningkatkan Taqwa kepada Allah SWT.
Sungguh telah datang kepada kita bulan Ramadhan yang Agung, di bulan ini Allah turunkan Al-Quran, napas-napas kita menjadi tasbih, tidur adalah ibadah, amal-amal diterima, dan doa-doa diijabah. Bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan penerang bulan sebelumnya. Bulan pemberi kesejukan jiwa, hati, dan pikiran.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;  yang artinya: “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena dilandasi oleh iman dan niat semata mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (H.R. Al-Bukhari), dalam Hadist yang lain Rasulullah SAW juga bersabda yang artinya; “Barang siapa yang menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan shalat-shalat sunnah (dan ibadah-ibadah yang lain) karena dilandasi oleh iman dan niat semata mengharap ridla Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (H.R. Al-Bukhari)
Ramadhan memang bulan yang mulia, Rasulullah SAW menyampaikan pada kaum Muslimin agar tidak melewatkan momentum Ramadhan ini. Dalam khutbah menjelang Ramadhan, Rasulullah menyebutkan berbagai keutamaan Ramadhan. “Jika memasuki bulan Ramadhan, maka semua pintu langit dibuka, dan pintu-pintu neraka Jahannam ditutup, sementara syaitan dibelenggu” (HR Bukhari, Muslim, Nasai dan Ibn Hibban)
Berdasarkan Firman Allah dan Hadist Rasulullah dapat disimpulkan bahwa berpuasa di bulan Ramadhan hukumnya adalah Wajib dilaksanakan oleh seluruh umat Muslim, terkecuali dalam keadaan-keadaan tertentu seperti sakit, hilang akal (gila), dan jika perempuan dalam keadaan menstruasi.
Namun ditengah Pandemi Covid-19 yang belum juga beranjak dari kita bahkan Ramadhan tahun ini hampir usai namun Virus Corona masih terus menyerang tiada hentinya. Situasi saat ini memang berbeda tidak seperti biasanya. Keadaan di sekitar kita pada Ramadhan tahun ini mungkin tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi perekonomian sebagian besar masyarakat pada Ramadhan tahun ini mengalami penurunan dan terus melemah bahkan dirasakan hampir diseluruh dunia, situasi dan kondisi memang berubah, tapi hati kita tidak boleh berubah dalam menyikapi perkembangan terkini, sesulit apa pun keadaannya hati tidak boleh goyah dan iman tidak boleh melemah.
Mari kita terus mengasah kesabaran dan syukur kita, ini saatnya kita diuji oleh Allah, apakah kita betul-betul memiliki sifat sabar dan syukur ataukah sabar dan syukur selama ini hanya slogan di bibir saja. Kita manfaatkan akhir Ramadhan tahun ini sebagaimana kita memperlakukan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Kita raih ampunan, keberkahan, rahmat Allah dan pembebasan dari api neraka. Semangat ibadah kita harus tetap membara, api motivasi harus senantiasa menyala dan akhirnya dipenghujung Ramadhan kita memperoleh titel Taqwa.
Ibadah bisa dilakukan di mana saja. Jika tidak memungkinkan di masjid, meunasah dan mushalla, maka dapat dilakukan di rumah bersama keluarga. Pada Ramadhan tahun ini, kita tidak hanya berjuang melawan godaan syetan dan hawa nafsu, tapi kita juga sedang berlaga di medan perang melawan Virus Corona yang tidak nampak oleh kasat mata. Dimana  keadaan yang membuat banyak orang menjadi panik, takut, resah, susah, risau, galau, khawatir, ketar-ketir, waswas, mencaci, memaki, mencerca, tidak sabar dan tidak bersyukur. Kita tidak boleh kalah dengan keadaan, kita kalahkan keadaan dengan menjaga hati. Hati harus tetap jernih. Hati kita tidak boleh dilanda kepanikan dan ketakutan, tapi harus tetap menjaga kewaspadaan. Ibadah jangan ditinggalkan, tapi protokol kesehatan jangan pula diabaikan.
 Ikhtiar lahir tetap dijalankan, tapi tawakal kepada Allah jangan sampai menjauh dari hati kita, mari kita lakukan ibadah di bulan Ramadhan dengan “Imanan Wahtisaban”, agar kita meraih Ridha Allah dan memperoleh pengampunan dosa dari-Nya. Kita lakukan ibadah dengan iman yang kokoh dan niat semata-mata karena Allah.   Iman yang kokoh artinya beriman bahwa Allah adalah satu-satunya Dzat yang wajib disembah, Dialah yang menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi, tidak membutuhkan kepada segala sesuatu, menakdirkan segala sesuatu, menghendaki terjadinya segala sesuatu dan berbeda dengan segala sesuatu.
Apa pun yang terjadi atas kehendak-Nya dan apa pun yang berlaku hanya atas takdir-Nya. Kita yakini bahwa di balik setiap kejadian pasti ada hikmah, pelajaran dan makna yang terkandung di dalamnya.   Niat karena Allah, artinya niat semata-mata mengharap ridha dari Allah. Bukan karena ingin mendapatkan pujian dari sesama hamba. Bukan karena ingin mendapatkan simpatik dari teman dan tetangga, murni karena Allah bukan karena yang lain.  
Mari kita tingkatkan terus berbagai ibadah diakhir Ramadhan ini dengan iman yang benar, niat yang benar dan tata cara yang benar. Kebenaran iman, kebenaran niat dan kebenaran tata cara hanya dapat terwujud jika kita berilmu. Oleh karena itu, jangan bosan mengkaji ilmu agama. Karena ilmu agamalah yang akan menuntun kita menuju jalan kebaikan dan kebenaran sehingga meraih derajat takwa, suci lahir dan bathin menuju ridha Allah SWT.
Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai cambuk terhadap dosa-dosa setahun yang lalu mari kita perbaiki kualitas iman dan amal menuju akhirat yang kekal abadi, tidak ada kata terlambat dalam memperoleh ampunan Allah, karena sesungguhnya Allah Maha mengampuni atas dosa-dosa hamba-Nya bahkan sebesar apapun doasa hamba-Nya itu namun ampunan Allah lebih besar dari segalanya. Maka dari itu teruslah memotivasi diri menjadi manusia yang lebih baik serta pastikan bahwa hari esok harus lebih baik dari pada hari ini, kalau bukan dalam bulan suci Ramdhan dan dalam suasana pandemi Covid-19 seperti ini kita tidak mau merubah diri dan memperbaiki kesalahan-kesalahan terus mau kapan lagi kita berubah.
Setelah kita melewati rutinitas Puasa Ramadhan selama satu bulan penuh maka Allah memberikan kita hadiah kemenangan yaitu masuknya Hari Raya ‘Idul Fitri (1 Syawal) dan ini merupakan hari spesial yang dinanti-nanti oleh umat muslim sedunia, dimana pada hari itu seluruh umat muslim di dunia menyambutnya dengan penuh sukacita dan gembira serta mengumandangkan takbir "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar", dengan merdu kalimat takbir dikumandangkan untuk menyambut hari nan Fitri, mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa mengumandangkan lantunan kalimat takbir tersebut, mereka menyatakan bahwa telah usai berjuang melawan hawa nafsu serta membersihkan diri dari dosa.
Diwaktu pagi hari raya, seluruh umat muslim ramai-ramai melaksanakan shalat ‘Idul Fitri secara berjama'ah dilanjutkan khutbah, kemudian dilanjutkan dengan salam-salaman guna saling memaafkan dengan diiringan shalawat. Tradisi secara turun termurun ini terus saja dilakukan oleh umat islam bahkan jauh-jauh hari umat islam telah mempersiapkan masuknya Hari Raya ‘Idul Fitri ini, yang ada diperantauan pulang kekampung halaman (mudik) guna berkumpul dengan sanak saudara dan keluarga serta handai taulan, namun lagi-lagi Allah menguji tingkat kesabaran hambanya dimana Pemerintah melarang masyarakat untuk tidak mudik guna memutus mata rantai penularan Virus Corona terhadap keluarga dikampung halaman, mari kita ikuti intruksi pemerintah supaya semua kita dapat terhindar dari wabah Virus Corona yang sangat mematikan ini.
Semoga kita semua dapat menjadikan keadaan ini sebagai tolak ukur dalam melatih kesabaran atas segala ujian yang Allah berikan. Selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan dan selamat menyambut Hari Raya ‘Idul Fitri 1441 H, semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramdhan Tahun yang akan datang tentunya dalam suasana yang lebih baik dari tahun ini. “Amin Yarabbal ‘Alamin”.

Penulis adalah;
Alumnus Megister Manajemen Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) Banda Aceh


COMMENTS

BLOGGER
News

Nama

"Ara Rasa Baru Terasa",1,( Pekalongan ).,1,( Sukadana ),1,(Pekalongan),1,*TEC Berikan Puluhan Ribu Masker dan Wastafel Portable Bagi Umat Hindu*,1,*YARA Aceh Utara Minta Polisi Selidiki Penggunaan Dana Covid-19*,1,1 Pelaku Penembakan Pos Pol Panton Reu Dibekuk,1,100 Gampong di Aceh Utara Lakukan Finalisasi APBG Tahun 2021,1,100 Kg Sabu Jaringan International Diamankan,1,177 Pendamping PKH Aceh Utara Dapat Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,1,19.135 Orang Menerima Vaksin.,1,2 Masih Buron,1,20 KK Lagi Juga Terancam Longsor,1,200 Lapak Ludes,1,21 Orang Pelanggar Prokes Covid-19 Dilakukan Rapid dan Swap Test,1,21 Personel Satresnarkoba Lhokseumawe Dapat Penghargaan,1,22 Sidang Terpadu Itsbat Nikah sukses digelar Mahkamah Syar’iyah,1,26 coffee premium,1,30 Narapidana Lapas Kelas IIB Lhoksukon Diberikan Asimilasi Covid-19,1,34 KK Mengungsi Di Pintu Rime Gayo,1,39 Orang Perwira Jajaran Polres Aceh Tengah Tes Urine,1,4 DPO Menyerahkan Diri Dan Serahkan 4 Pucuk Senpi,1,4 Juta kepada Pedagang Kecil di Aceh,1,4 Mei 2020 menanggapi terkait pemberitaan media massa yang menyebutkan kas daerah Aceh Utara kosong,1,40 Gajah Liar Mengamuk,1,42.518 Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Lhokseumawe Sudah Divaksin,1,439 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Lhoksukon Jalani Vaksinasi Covid-19,1,5 Polwan Polda Aceh Ikuti Konferensi Polwan Tingkat Dunia ke-58,1,500 Paket Sembako Ketua IIPG Lampung,1,53 Awak Kapal Dinyatakan Gugur,1,6 Mapala Unimal Capai Puncak Leuser 3404 MDPL,1,6 Masih Buron,1,6 Nakes Polres Aceh Timur Terima Penghargaan,1,6 rumah warga Hangus Terbakar di Lhokseumawe,1,7 Miliar,1,7 miliar dana Covid 19,1,7 Milyar,1,ABDULLAH,18,ABDYA,9,ABSTRAK,1,Abu Alex : Copot 22 Oknum SATPOL PP dan WH Positif Narkoba Dan Polisi Diminta Dalami Asal Usul dan Bongkar Sindikat Narkoba,1,Abu Alex Minta Polres Langsa "Door",1,Abu Alex Minta Polres Langsa Tahan Oknum Wartawan Penyebar Berita Hoax,1,Abu Alex Minta Walikota Langsa Laporkan Juga Janda Yang Mengaku Pernah Tidur Dipendopo Ke Polda,1,Abuya Syarkawi: Masyarakat Cepat Melapor Jika terjadi Bencana Alam Dan Jangan Ada Lagi Ilegal Logging,1,Acc Dayan Dawood,1,ACCEH TIMUR,1,Aceh,9,ACEH BARAT,21,ACEH BARAT DAYA,2,ACEH BESAR,191,ACEH JAYA,53,ACEH NASIONAL,9,ACEH NEWS,5,ACEH SELATAN,12,ACEH SINGKIL,8,ACEH TAMIANG,185,ACEH TAMIANG KABAR DAERAH,2,Aceh tamiang news,5,ACEH TAMIANG PEMERINTAH NEWS,1,ACEH TAMIANG PEMERINTAHAN,1,ACEH TAMIANG POLISI NEWS,4,ACEH TAMIANNG,1,ACEH TAMUANNG,1,ACEH TENGAH,146,ACEH TENGARA,5,ACEH TENGGARA,2,ACEH TEUGAH,1,ACEH TEUMING NEWS,3,aceh tim,1,ACEH TIMUR,172,aceh timur.,6,aceh timuri,1,ACEH UTARA,148,aceh utaracm,1,ACEH. TAMIANG,4,ACT,1,ACT-MRI Uceh Utara Gelar Orientasi Untuk Relawan Baru,1,ACWH BESAR,1,Ada Apa...!!!,1,Ada Beberapa Pimpinan PARNAS Ikut Dilantik,1,adapas,1,adventorial,3,Adventotlrial,6,ADVERTISER,23,advertorial,29,Advitorial,1,Advokat dari Lintas Organisasi Advokat di Wilayah Lhokseumawe,1,AFK-BM Akan Menggugat AFA Ke Baori Terkait Kisruh Prapora III Futsal 2021,1,Agama,5,Agar Rakyatnya Tetap Bisa Dapat BLT,1,Agara,1,Agung Surya Prabowo,1,Ahok Sebut Komisaris BUMN Titipan Kementerian,1,AIDS,1,AJI,1,AJI Lhokseumawe surati penegak hukum gunakan UU Pers dalam sengketa pemberitaan,1,AKBP Agung Surya Prabowo : Psikologi Berkala Digelar Guna Menjaga Profesionalitas Personel,1,Akhirnya Inspektorat Aceh Timur Periksa Dana Desa Seuneubok Aceh,1,Akhirnya Polres Bener Meriah Bongkar Sindikat Curanmor Bener Meriah Dan Ringkus 3 Pelaku,1,Akhirnya Polres Lhokseumawe Bekuk Tersangka Pembunuhan Supir Grab China Asal Medan,1,Akhirnya Terungkap Motif dan Kronologi Penculikan Pengusaha Bos Dealer di Lhokseumawe,1,Akhyar Harap Penyaluran Sembako Dan pemeriksaan kesehatan Gratis Dapat Terus Dilakukan,1,Akhyar Lepas IPM Tanam 2000 Pohon Ke Langkat,1,Akhyar: Prestasi Ini Saya Dedikasikan Untuk Warga Medan,1,Akibat Kurang Transparan.aceh utara,1,akl,13,AKMAL HANIF AJUKAN BANDING PUTUSAN PN TAKENGON,1,Akses Lumpuh Total,1,Aksi,1,Aksi Kapolres Lhokseumawe Turun Tangan Bantu Korban Laka Lantas Jalan Raya,1,Aksi Ribuan Mahasiswa Tolak UU Omnibus Law Ricuh Berakhir Damai,1,Aktivis HAM : Jika Tidak Dihukum,1,Aktivis HAM : Kejahatan Rasisme dan Isu SARA adalah Kejahatan Kemanusiaan dan Musuh Internasional,1,Alfa record Orbit Penyanyi Aceh Omar,1,Alumni Akpol 91,1,Alumni ISI Jogja Teliti Mop mop,1,Amat Leumbeng Salurkan Bantuan Untuk Muslim Rohingya,1,Amburadulnya Data BST Covid-19 Kemensos Hingga Dinsos Lhokseumawe,1,Anak Bupati Jeneponte Bantah Terkait Dalang pengeroyokan,1,Anak Tunggal Bupati Jeneponto Makasar Dipolisikan Mahasiswa,1,Anak Yatim dan Siltap Aparatur Gampong,1,Aneuk Galong,1,Aneuk Syuhada Aceh Gelar Demo PT PIM,1,Antisipasi Banjir dan Longsor,1,APA YANG SALAH DENGAN PEMBANGUNAN KOTA LHOKSEUMAWE,1,APDESI Aceh Utara Di Duga Galang Donasi Untuk Advocasi Geuchik Pulo kitou Yang Terjerat Kasus Percobaan Pembunuhan,1,AQB,1,Arhanud-001/csby Aceh Utara Lepas Sambut Penugasan Prajurit Teritorial Gelombang Ke Dua.,1,arif Fadillah,1,Arsip dan Perpustakaan Aceh,1,Artikel,1,ARTIS,2,Asisten III Sekada Aceh Buka Kegiatan Sosialisasi Pengisian JPT KASN,1,Asops Kapolri: Setiap Pertandingan Sepak Bola Harus Utamakan Prokes,1,Aspikom,1,at Berkah,1,ATR/BPN,1,Award 2020,1,AWG,1,ayah pulo,1,b,1,Babinsa Bantu Warga Dan Edukasikan Warga Pentingnya Lahan Jemur Kopi Layak Sangat Mempengaruhi Kualitas,1,Babinsa Bersama masyarakat Gelar Kegiatan Rutin jum'at Bersih.,1,Bada Aceh,1,Badai Hujan Angin Kencang petir Menumbangkan Pohon-Pohon Jalan di Aceh Timur,1,Bagaimana?,1,baitul mal,3,Baitul Mal Aceh,15,Baitul Mal Aceh Timur Diperiksa Kejaksaan Terkait Bantuan Rumah Fakir Miskin,1,Baitul Mal BM Santuni Ringankan Beban Pengobatan Fit