-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    "ASPIRASI DEWAN" BUKAN AJANG PESTA PORA UANG RAKYAT

    Jumat, 24 Desember 2021, 19.45 WIB Last Updated 2022-01-05T05:36:03Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Bidikindonesia.com|Aceh Timur-Dari list APBD, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Aceh Timur Tahun 2021 hampir semua proyek Aspirasi Dewan yang berada diseluruh Kecamatan Aceh Timur,  dibuat asal jadi hal ini menuai Kontroversi (Debat Publik) ditengah tengah masyarakat


    Sebagai samplel dua Proyek pengerasan jalan Dusun Kuta Desa gampoeng Baro kecamatan julok dengan  pagu Rp. 120 juta. Dengan jarak lebih kurang 500 meter. 

    Yang kedua  Pengerasan Jalan Desa Buket Panyang Kecamatan Julok dengan  pagu Rp. 150 juta. Dengan jarak 600 meter. 

    Dari amatan Media dilapangan proyek pengerasan jalan dibuat asal jadi terkesan menghambur hamburkan uang rakyat ,jumat 24/12/2021.

    Berdasarkan  pengakuan masing masing kepala desa setempat kedua pekerjaan tersebut tidak ada lembaran serah terima antara desa dengan pelaksana proyek menurut hemat kami  ini tidak menyalahi prosudur, akan tetapi kemungkinan  memicu berbagai persoalan dikumudian hari.

    Sementara pihak konsultan pengawasan  sudah melakukan kelengkapan administrasi untuk bisa melanjutkan pembuatan SPMj (Surat Perintah Membayar) dan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) kepada pihak pelaksana. 

    Menurut pernyataan kepala desa Buket Panyang proyek ini aspirasi dari dewan berinisial s. Sampai berita ini dituliskan awak  media sudah mencoba konfirmasi dengan s melalui WA 24/12/2021  dan mengatakan ini salah alamat, untuk memastikan kebenaran kami mencoba menghubunginya lagi sabtu 25/12/2021. Dan menjawab benar iyanya  anggota dewan. 

    Untuk menjaga dan melindungi uang negara perlu kiranya pihak hukum turun kelokasi karena kekhawatiran pengerasan jalan desa Buket Panyang yang menghabiskan biaya rp.150 juta yang panjangnya hanya 600 meter apakah sudah sesuai  dengan yang ada di RAB. dan juga agar tidak terjadi kesalah pahaman ditengah tengah masyarakat. (yns)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini