-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Begini ciri-ciri jika Anda terkena Jin nasab Turun Temurun dari Orang Tua, serta cara menghilangkannya!

     Eri Iskandar Hp : 0823 7083 7953
    Jumat, 28 Agustus 2020, 10.17 WIB Last Updated 2020-08-28T17:58:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Jin ini akan turun-temurun tanpa disadari dengan karakter setia kepada manusia yang ditempatinya, Jin ini juga akan terus mengganggu akibat perjanjian masa lalu.


    Begini ciri-ciri jika Anda terkena Jin nasab, serta cara menghilangkannya!

    Jin keturunan atau yang biasa dikenal sebagai Jin Nasab atau Jin Saka adalah Jin yang menurun kepada keturunan orang yang mempunyai khodam/pusaka/ilmu-ilmu kesaktian akibat perjanjian masalalu.

    Jin jenis ini akan terus setia pada manusia majikannya dan akan terus turun-temurun tanpa disadari oleh anak cucu orang yang ditempatinya.

    Adapun ciri-ciri sedang terkena Jin Nasab adalah sebagai berikut:

    Indigo sejak kecil

    Bisa merasakan hal-hal ghoib sejak kecil

    Tiba-tiba bisa mengobati

    Merasa ada yang mengikuti

    Sering sakit kepala di bagian depan

    Mata mudah capek. Bagian diantara kedua mata (atas hidung) sering pegal/ada yang menarik-narik

    Sering bermimpi bertemu dengan orang yang sudah meninggal

    Mimpinya menjadi kenyataan

    Firasatnya jitu, bisa menebak dengan jitu

    Ketika berada di suatu tempat, merasa pernah di tempat tersebut (Dejavu)

    Kadang-kadang wajahnya seperti berubah seperti kakek2 atau nekek2

    Sulit jodohnya, sulit mempunyai keturunan, mudah keguguran

    Mudah emosi, dalam keluarga mudah cek cok (bertengkar suami istri hanya karena masalah sepele)

    Malas melakukan Solat/sering menunda-nunda waktu Solat 

    Sakit pada bagian-bagian tertentu, sakitnya bergantian dengan anggota keluarga yang lain, sakit tidak sembuh-sembuh

    Merasa mempunyai 2 kepribadian

    Gangguan Jin Keturunan yang paling parah adalah apabila jin tersebut mencintai manusia yang ditempatinya.

    Pada beberapa kasus, Jin Keturunan yang mencintai manusia ini tidak mau keluar, bahkan rela mati dengan Ruqyah daripada harus keluar dari tubuh manusia yang dicintainya.

    Ciri-ciri Jin Nasab sudah mencintai tubuh yang dihuninya:

    Sering bermimpi didatangi oleh seseorang yang ganteng/cantik. Seseorang itu kadang dikenali di alam nyata, kadang juga tidak kenal. Seseorang itu menunjukkan perhatian khusus seperti sedang jatuh cinta.

    Sering bermimpi melakukan hubungan badan, baik melakukannya dengan sukarela maupun diperko**.

    Sering terasa ada sesuatu yang bergerak di bagian kemaluan hingga menyebabkan kemaluan menjadi gatal atau menimbulkan perasaan birahi yang memuncak.

    Kadang atau sering, tiba-tiba merasa benci dengan pasangannya (suami/istrinya).

    Sering sakit di bagian kepala. Sering timbul biru (lebam) di bagian paha. Sering lemes, ngantuk, letih, dan lesu.

    Mudah jatuh cinta kepada lain jenis. Ada kecenderungan melakukan perselingkuhan dan rawan terjadi perceraian.

    Mempunyai daya penarik tersendiri, terutamanya kalau yang memandang juga mengalami gangguan jin.

    Malas menunaikan solat. Seperti adanya halangan dan kadang-kadang dengan sengaja melewatkan solat.

    Jika Jin itu adalah Jin keturunan, maka mimpi tersebut biasanya sudah berlangsung sejak kecil. Jin keturunan sulit dihilangkan karena dia sudah mengenal kebiasaan dan kelemahan manusia yang dicintainya, dan Jin tersebut cintanya sangat mendalam.

    Cara menghilangkan Jin Nasab

    Berikut ini langkah-langkah untuk menghilangkan Jin Keturunan yang bisa Anda lakukan untuk diri sendiri maupun anggota keluarga lainnya:

    1. Bertaubat setulus hati pada Allah SWT

    Sebelum menghilangkan Jin Keturunan, pertama kali yang harus dilakukan adalah bertobat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala dosa-dosa yang dilakukan baik sengaja atau tidak disengaja.

    2. Memusnahkan Pusaka/Benda Keramat

    Apabila masih terdapat pusaka-pusaka/benda-benda keramat, maka benda-benda itu harus dimusnakan dengan keikhlasan kerena ingin mengharap ridho Allah SWT.

    3. Mengucapkan ikrar pemutusan dengan bangsa Jin

    Ikrar ini dimaksudkan untuk mempertegas kepada bangsa jin bahwa manusia yang ditempatinya tidak mau/tidak ikhlas ditempati oleh bangsa jin.

    Contoh ikrar pemutusan adalah sebagai berikut:

    Membaca Ta’awwud dan Basmalah.

    Ya Allah, sesungguhnya saya dan mewakili keluarga saya dengan penuh kesadaran dan pertaubatan dengan ini mengikrarkan:

    Memutuskan semua perjanjian atau ikatan yang kami atau orang sebelum kami, atau keluarga besar kami, yang perjanjian itu pernah lakukan secara sadar atau tidak sadar dengan segolongan jin.

    Mengharamkan tubuh kami dari dimasuki atau dijadikan sebagai tempat tinggal apapun juga jenis jin.

    Menegaskan bahawa kami hanya bergantung kepada perlindungan dan pertolongan Allah, bukan kepada jin.

    Ya Allah mulai saat ini:

    Saya haramkan semua makanan dan minuman saya, seluruh anggota tubuh saya dari semua jin yang ada di dalam dan di luar tubuh saya atau yang menggangu saya.

    Jika mereka makan dan minum, jadikanlah sebagai racun, racun yg sangat panas, racun yang dangat berbisa, racun yang membakar, racun yang membunuh semua jin-jin itu Ya Allah Ya Rabbal A’lamin .

    4. Melakukan Ruqyah Syar’iyyah

    Saran kami, datangilah Peruqyah Syar’iyyah terlebih dahulu untuk diruqyah.

    Mengapa? Karena orang yang terkena gangguan jin untuk melakukan Ruqyah sangatlah berat dan selalu ada halangan.

    Misalnya, mau ruqyah tiba-tiba sakit, tiba-tiba panas, tiba-tiba kesurupan, malasnya minta ampun.

    Untuk itu, minta bantuan terlebih dahulu untuk minta diruqyah. Setelah gangguannya melemah, insyaAlloh Ruqyah bisa dilakukan sendiri (Ruqyah Mandiri).

    Sayangi keluargamu dan keturunanmu.

    Jangan sekali-kali belajar ilmu-ilmu kesaktian, mempunyai benda-benda pusaka, pasang susuk, dan lain-lain.

    Tanpa Anda sadari, khodam jin dari ilmu/benda tersebut akan menurun kepada anak turun Anda.

    Demikian semoga artikel ini bermanfaat dan sehat, Wallahu A'lam.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini