CUT NYAK DHIEN PAHLAWAN ACEH YANG DITAKUTI BELANDA ( 1848 – 1908 )

BIDIK INDONESIA.COM | Berbicara masalah gender, Aceh dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia. Sejarah panjang yang dimiliki da...


BIDIK INDONESIA.COM
| Berbicara masalah gender, Aceh dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia. Sejarah panjang yang dimiliki daerah ini membuktikan bahwa para wanita Aceh telah mendarmabaktikan dirinya dalam berbagai bidang, baik sebagai pemimpin di tingkat paling rendah sampai dengan pemimpin tertinggi di masyarakat. Dalam struktur masyarakat wanita mempunyai otonomi yang cukup, yang mana tampak pada sebutan po rumoh bagi wanita. (Sufi, 1997). Di bidang lain terlihat dari adanya wanita yang menjadi Sultanah (wanita kepala pemerintahan Kerajaan Aceh), laksamana (pemimpm angkatan perang), uleebalang (kepala kenegerian) dan tidak sedikit yang berperan sebapai pemimpin perlawanan terhadap penjajah.

Peran wanita di Aceh dalam bidang peperangan secara panjang lebar telah diuraikan oleh H.C. Zentgraff. Dia menyebut para wanita Aceh sebagai “de leidster van het verzet” (pemimpin perlawanan) dan grandes dames (wanita-wanita besar). Keberanian dan kesatriaan wanita Aceh melebihi segala wanita yang lain, lebih-lebih dalam mempertahankan cita-cita kebangsaan dan keagamaannya dan ia berada, baik di belakang layar maupun secara terang-terangan menjadi pemimpin perlawanan tersebut. la rela menerima hidup dalam kancah peperangan. Di balik tangan yang sifat lemah-lembut, kulit halus, kelewang dan rencong dapat menjadi senjata yang berbahaya di tangan wanita Aceh. 

Zentgraaff (1983: 95) menyatakan kelebihan yang dipunyai oleh wanita Aceh dengan pernyataan sebagai berikut: 

“Dari pengalaman yang dimiliki oleh panglima-panglima perang Belanda yang telah melakukan peperangan di segala penjuru dan pojok Kepulauan Indonesia, bahwa tidak ada bangsa yang lebih pemberani perang serta fanatik, dibandingkan dengan bangsa Aceh, dan kaum wanita Aceh yang melebihi kaum wanita bangsa lainnya, dalam keberanian dan tidak gentar mati. Bahkan, mereka pun melampaui kaum laki-laki Aceh yang sudah dikenal bukanlah laki-laki lemah dalam mempertahankan cita-cita bangsa dan agama mereka”.

Salah satu Srikandi Aceh yang sesuai dengan gambaran H.C. Zentgraff di atas adalah Cut Nyak Dhien. la adalah seorang wanita yang mempunyai peran penting dalam perjuangan dan perlawanan rakyat Aceh dalam menentang kolonialisme Belanda. Banyak sudah tulisan-tulisan sejarah yang pernah ditulis oleh bangsa Indonesia maupun bangsa asing, bahkan melalui “Tangan Dingin” seorang sutradara terkenal di Indonesia Eros Djarot, Cut Nyak Dhien telah difilmkan dan mendapatkan supremasi yang terbesar di pentas perfilman di Indonesia dan festival film Asia. Sebagai penghargaan terhadap perjuangan Cut Nyak Dhien, pemerintah mengangkat Cut Nyak Dhien sebagai pahlawan nasional melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 106/TK/1964 tanggal 2 Mei 1964.

Perang Kolonial Belanda di Aceh  yang merupakan propinsi yang paling ujung letaknya, di sebelah utara pulau Sumatra, bagian paling barat dan paling utara dari Kepulauan Indonesia. Secara astronomis, Aceh ini terletak di antara 950 13’ dan 980 17’ BT dan 20 8’ dan 50 40’ LU2 (JMBRAS, 1879). 

Daerah ini mencakup daerah seluas 55.390 Km. Dengan demikian, secara geografis, Aceh mempunyai letak yang sangat strategis. Daerah ini terletak di tepi Selat Malaka. Karena letaknya di tepi Selat Malaka, maka daerah ini penting pula dilihat dari sudut lalu lintas internasional sehingga merupakan pintu gerbang sebelah barat kepulauan Indonesia. Sejak zaman Neolithikum, Selat Malaka merupakan terusan penting dalam migrasi bangsa di Asia, gerak ekspansi kebudayaan India dan sebagai jalan niaga dunia Selat Malaka adalah jalan penghubung antara dua pusat kebudayaan Cina dan India. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila wilayah sekitar Selat Malaka selalu mempunyai peranan penting sepanjang gerak sejarah Indonesia. 

Muncul dan berkembangnya kerajaan di sekitar wilayah ini tidak mungkin kita pisahkan dari letak georafisnya yang sangat strategis tersebut. Karena keadaan geografis yang strategis ini membawa dampak Aceh banyak didatangi oleh berbagai bangsa asing dengan berbagai macam motif dan kepentingan, baik budaya, politis, maupun ekonomis. Dengan berbagai motif dan kepentingan tersebut akan dapat membawa dampak positif dan negatif pula bagi perkembangan sejarah Aceh itu sendiri. Di antara bangsa asing (Barat) terdapat bangsa yang bermaksud menancapkan kuku kekuasaannya di bumi Aceh, sehingga timbullah reaksi yang berupa perlawanan-perlawanan terhadap bangsa asing yang melakukan tindakan tersebut. Salah satu bangsa asing pertama yang menghadapi perlawanan rakyat Aceh adalah Portugis. 

Sejak Portugis menduduki Malaka pada tahun 1511 Aceh merasa, kedudukannya terancam. Oleh karena itu, Aceh mencoba melawan dan mengusir Portugis dari Malaka. Konflik Aceh-Portugis ini berlangsung sepanjang abad XVI hingga akhir perempatan abad XVII. Serangan terhadap kedudukan Portugis berulang kali dilakukan, yang pertama pada tahun 1537 dan yang terakhir pada tahun 1568. Pada serangan terakhir itu, Aceh telah menggunakan kekuatan yang terdiri atas 15.000 orang Aceh, 400 orang Turki, disertai pula dengan 200 buah meriam besar dan kecil (Djajadiningrat, 1961: 65). 

Bangsa Asing lain yang berusaha menancapkan kuku kekuasaannya di bumi Aceh adalah Belanda. Rintisan permakluman perang Aceh oleh Belanda diumumkan oleh komisaris pemerintah yang merangkap Wakil Presiden Dewan Hindia Belanda F.N. Nieuwenhuijn, diawali dengan penandatanganan Traktat Sumatra antara Belanda dan Inggris dalam tahun 1871, yang antara lain “memberi kebebasan kepada Belanda untuk memperluas kekuasaannya di Pulau Sumatra”, sehingga tidak ada kewajiban lagi bagi Belanda untuk menghormati hak dan kedaulatan Aceh yang sebelumnya telah diakui, baik oleh Belanda maupun lnggris seperti yang tercantum di dalam Traktat London yang ditandatangani pada tahun 1824. Pada hari Rabu tanggal 26 Maret 1873 dari geladak kapal perang Citadel van Antwerpen – yang berlabuh di antara pulau Sabang dengan daratan Aceh – Belanda memaklumkan perang kepada Aceh. 

Mulai saat itu, Aceh tertimpa malapetaka dan Belanda sendiri menghadapi suatu peperangan yang paling dahsyat, terbesar, dan terlama semenjak kehadirannya di Nusantara Namun demikian, permakluman perang tersebut tidak serta merta diikuti dengan kegiatan fisik militer karena Belanda masih menunggu terhimpunnya kekuatan perangnya yang sedang bergerak menuju Aceh dan kapal-kapal perang Belanda yang telah tiba di Aceh terus melakukan pengintaian dan provokasi di perairan Aceh. Selain itu, Belanda mengirim surat kepada Sultan yang meminta agar ia mengakui kedaulatan Belanda. Dinyatakan pula bahwa Aceh telah melanggar pasal-pasal perjanjian pada tahun 1857. Batas waktu yang diberikan 1 x 24 jam oleh Belanda kepada Sultan Aceh menunjukkan bahwa Belanda benar-benar akan menyerang. Jawaban yang diberikan Sultan jauh dari memuaskan bahkan ditegaskan bahwa di dunia tidak seorang pun yang berdaulat kecuali Allah semata (Said, 1961: 397).

Dihadapkan dengan kenyataan perang yang akan segera meletus, maka Aceh melakukan mobilisasi, baik di sekitar pantai yang berhadapan langsung dengan armada Belanda seperti di sekitar Ule Lheue, Pantai Ceureumen, Kuta Meugat, Kuala Aceh maupun di tempat strategis lainnya serta pusat-pusat kekuatan di Mesjid Raya, Peunayong, Meuraksa, Lam Paseh, Lam Jabat, Raja Umong, Punje, Seutuy, dan di sekitar Dalam (Kraton Sultan). Akhirnya, tindak lanjut dan Permakluman perang Belanda kepada Aceh menjadi kenyataan. Pada tanggal 6 April 1873 dengan kekuatan 3.200 prajurit dan 168 perwira yang dipimpin J.H.R. Kohler, Belanda mendaratkan pasukananya di Pantai Ceureumen. (Sofyan, 1990: 26). 

Dengan demikian, terlihatlah nyata niat jahat Belanda untuk menancapkan kekuasaannya di bumi Aceh. Suatu perang kolonial resmi telah dikibarkan oleh pihak Belanda. Perang ini kemudian dikenal oleh masyarakat Aceh sebagai “Perang Belanda atau Perang Kaphe Ulanda”, yang oleh Belanda dikenal dengan “Perang Aceh”. Kemudian, pantai Ceureumen pun menjadi lautan darah. Banyak anggota pasukan Belanda dan rakyat Aceh yang gugur. Menurut catatan para pejuang Aceh yang gugur diperkirakan 900 orang (Reid, 1969: 21-35). 

Walaupun demikian, penyerangan pertama Belanda ini dianggap gagal karena serangan ini tidak berhasil menundukkan Aceh. Di samping kuatnya perlawanan, kurangnya informasi tentang Aceh serta keadaan musim yang tidak menguntungkan menjadi sebab serangan pertama Belanda ini gagal. J.H.R. Kohler sebagai panglima perang pun tewas tertembak oleh seorang anggota pasukan Aceh di dekat Masjid Raya. Belanda tidak dapat menguasai kraton. Mereka dipukul mundur dengan menderita kekalahan berat, 45 orang tewas termasuk 8 opsirya serta 405 orang luka-luka diantaranya 23 opsir. Pada tanggal 29 April 1873 pasukan Belanda ditarik kembali ke Batavia (Sofyan, 1990: 85).

Hal ini menunjukkan bahwa Belanda tidak tahu kondisi Aceh secara menyeluruh. Semula Belanda menduga Aceh dapat ditaklukkan dengan mudah seperti daerah-daerah lain di Indonesia. 

Menurut Belanda pada saat itu Aceh berada dalam masa kemunduran apabila dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya, baik dari segi politik maupun segi ekonomi. Tentang ini Kraijnhoof, misalnya, menyimpulkan bahwa situasi pemerintahan kesultanan Aceh lemah dan perlengkapan militer tidak berarti dibandingkan dengan Belanda. Oleh karena itu, Belanda berani menyerang Aceh. Namun kenyataanya perang Belanda di Aceh tidak hanya mencakup masalah ekonomi dan politik, tetapi ada segi-segi lain yang tidak diperhitungkan oleh Belanda, sehingga Belanda menelan kekalahan (Ahmad, dkk, 1993:4). 

Kegagalan ekspansi pertama ini menyebabkan pemerintah Belanda melipatgandakan pasukannya untuk menundukkan Aceh. Untuk itu, Pemerintah Hindia Belanda memanggil seorang pensiunan jenderal, J. Van Swieten. la diangkat sebagai panglima perang pada agresi kedua ini dengan kekuatan 249 perwira dan 6.950 tentara (Sofyan, 1990: 28). Dipundaknya terdapat tugas berat untuk menyerang dan merebut Aceh dan kepadanya juga diberi wewenang mengadakan perjanjian dengan sultan. Selain menjadi panglima perang, ia diangkat pula sebagai Komisaris Pemerintah Hindia Belanda di Aceh. 

Dalam agresi kedua ini Belanda berhasil menduduki istana dan mesjid raya pada tanggal 24 Januari 1874. Namun Belanda tidak berhasil menangkap Sultan beserta keluarganya. Sementara itu, Sultan beserta keluarganya dan pengikutnya sudah lebih dulu menyingkir ke Longbata pada tanggal 15 Januari 1874 sehingga usaha Van Swieten untuk menangkap Sultan menemui kegagalan. Di tempat baru ini Sultan mendirikan markas pertahanannya. Bersama-sama dengan Panglima Polem dan para pengikutnya yang lain bertekad untuk meneruskan perjuangan melawan Belanda. Namun nasib buruk tidak dapat dihindari Sultan Mahmud Syah, ia diserang wabah kolera dan mangkat pada tanggal 29 Januari 1874 di Pagar Ayer dan dimakamkan di Cot Bada (Pusponegoro, dkk, 1992: 249). 

Sebagai penggantinya diangkatlah Sultan Muhammad Daud yang masih kecil sebagai Sultan Aceh. Sejak itulah pemerintah Belanda dengan bermacam-macam siasat politiknya berusaha menaklukkan seluruh Aceh seperti yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Pembesar kerajaan, panglima dan rakyat Aceh yang masih mencintai kemerdekaan mengungsi ke pedalaman dan mengadakan perlawanan. Pada waktu Seulimum jatuh pada tahun 1879 dapat dikatakan seluruh Aceh Tiga Sagi berada dalam kekuasaan Belanda dan pemerintahan sipil pun berjalan dengan lancar (Jakub, 1952: 21).

Kaum pejuang mundur ke daerah yang masih merdeka Sultan. Muhammad Daud yang masih kecil itu serta pengiringnya mengungsi ke pedalaman di Keumala, daerah Pidie, sedangkan rakyat pejuang mundur ke Gunung Biram Lamtamot, di kaki Gunung Seulawah. Mereka tidak mau menyerah, biar mati dalam hutan, asal jangan ditangkap musuh. Namun perlawanan secara teratur tidak ada lagi. Kaum pejuang yang berada di kaki Gunung Selawah tersebut lama kelamaan tidak sabar dan menderita terus-menerus dalam hutan menahan gigitan nyamuk Malaria dan kekurangan makanan. Oleh karena itu, muncullah kemudian dua golongan di kalangan kaum pejuang tersebut, ada yang terpaksa menyerah pulang ke kampung halaman karena tidak tahan menderita lebih lama. Ada pula yang mendaki Seulawah menuju daerah Pidie mencari bantuan untuk meneruskan perjuangan.

Pada awal tahun 1881, mereka tiba di Tiro menjumpai Tgk Chik Muhammad Amin Dayah Tjut, seorang ulama Tiro yang mempunyai pengaruh besar. Dua kali diadakan musyawarah antara pemimpin- pemimpin dan ulama- ulama seluruh Pidie. Keputusannya diangkatlah Tgk Sjech Saman, yang terkenal kemudian dengan Tgk Chik Di Tiro, menjadi panglima perang untuk merebut kembali tanah air yang telah jatuh ke tangan musuh. Dengan demikian, dalam kondisi yang amat genting di mana kraton, mesjid raya, wilayah lainnya dikuasai Belanda sata semangat pejuang yang mulai menurun amatlah tepat kalau kemudian muncul kepemimpinan Tgk Sjech Muhammad Saman Dia seorang pejuang yang mendengungkan perang di jalan Allah, Perang Sabil. 

Siapa pun yang mati di medan perang, maka disebut mati syahid, surgalah ganjarannya. Pada akhirnya, perang dikumandangkan menyebar ke seluruh wilayah Aceh. Seluruh lapisan masyarakat bahu-membahu mengangkat senjata untuk mengusir Belanda dari bumi Aceh. Masa Remaja hingga Masa Dewasa Cut Nyak Dhien dilahirkan pada tahun 1848 di kampung Lam Padang Peukan Bada, wilayah VI mukim, Aceh Besar. la merupakan seorang putri uleebalang yang berdarah pahlawan, Teuku Nanta Seutia, uleebalang VI mukim, bagian wilayah XXV mukim. Teuku Nanta Seutia berasal dari keturunan Machoedoem Sati, seorang perantau dari daerah Sumatera Barat. la diperkirakan datang ke Aceh pada abad ke 18 ketika kerajaan Aceh diperintah oleh Sultan Jamalul Badrul Munir (1711-1733). 

Machoedoem Sati kemudian berpindah ke muara sungai Woyla, perbatasan daerah Pidie, kampung itu bernama Kuala Bhee dan menetap di sana. Atas jasajasanya pada Sultan Aceh, Machoedoem Sati diberi kekuasaan di VI mukim untuk turun temurun dan namanya diganti menjadi Nanta Seutia Raja. la kemudian memiliki dua orang putera yang diberi nama Teuku Nanta Seutia dan Teuku Cut Mahmud. Teuku NanTa Setia yang kemudian menjadi penerus uleebalang VI mukim. la adalah ayah Cut Nyak Dhien, sedangkan Teuku Cut Mahmud menikah dengan adik raja Meulaboh Cut Mahani. Hasil perkawinan ini lahirlah 4 orang putera, salah seorang diantaranya adalah Teuku Umar (yang kemudian menjadi suami ke 2 Cut Nyak Dhien setelah suami pertama syahid). Oleh karena itu bukanlah suatu kebetulan kalau dalam tubuh Nyak Dhien bersemi semangat kepahlawan yang luar biasa. Ibu Cut Nyak Dhien juga berasal dari keturunan bangsawan, putri seorang uleebalang terkemuka dari kemukiman Lampagar, juga bagian wilayah VI mukim (Szekely Lulofs, 1950: 16). 

Sebagaimana lazimnya Putri bangsawan dan putri Aceh lainnya, sudah sejak kecil Cut Nyak Dhien memperoleh pendidikan, khususnya pendidikan agama. Pendidikan itu diberikan, baik oleh orang tuanya maupun oleholeh guru-guru agama pada waktu itu. Pengetahuan tentang rumah tangga seperti memasak, cara menghadapi atau melayani suami, serta hal-hal yang menyangkut tata kehidupan sehari-hari didapatkan dari didikan ibunya dan kerabat orang tua perempuan tersebut. Sebagai seorang putri uleebalang dengan sendirinya Cut Nyak Dhien terbawa dan terpengaruh oleh pola dan cara hidup bangsawan. Karena pengaruh didikan agama yang kuat, Cut Nyak Dhien memiliki sifat-sifat yang tabah, lembut dan tawakal (Sufi, 1994: 83).

Seperti lazimnya pada masyarakat bangsawan di Aceh, perjodohan antara sesama kerabat bangsawan menjadi hal yang lumrah. Di saat Cut Nyak Dhien menginjak 12 tahun, ia dijodohkan oleh orang tuanya dengan anak saudara laki-laki dari pihak ibunya yang bernama Teuku Ibrahim. Putra Teuku Po Amat, uleebalang Lam Nga XIII mukim Tungkop, Sagi XXVI mukim Aceh Besar. Teuku Ibrahim anak seorang uleebalang, tetapi juga disebabkan ia seorang pemuda yang taat kepada agama, berpandangan luas, seorang alim yang memperoleh pendidikan agama dari Dayah Bitay. Pernikahan mereka dilangsungkan secara meriah. Teuku Nanta mendatangkan penyair terkenal Do Karim untuk membawakan syairnya dihadapan para undangan. Syair-syair yang dibawakannya mengandung ajaran-ajaran agama yang sangat berguna bagi pegangan hidup. 

Setelah Cut Nyak Dhien dan Teuku Ibrahim merasa sudah cukup siap mandiri membiayai rumah tangganya mereka pindah ke rumah yang telah disediakan oleh Teuku Chik Nanta untuk mereka. Pendorong Perjuangan Cut Nyak Dhien Melawan Belanda Pecahnya perang Aceh melawan kolonial Belanda 1873 menggerakkan seluruh rakyat Aceh untuk berjuang mengusir kolonial. Sultan Aceh, uleebalang-uleebalang beserta rakyatnya bersama-sama mempertahankan Aceh dan serangan Belanda Masjid raya dan kraton dipertahankan mati-matian oleh pasukan Aceh. Akhirnya, masjid raya jatuh ke tangan Belanda pada tanggal 6 Januari 1874. Kraton terus menerus dihujani oleh peluru dan dapat dikuasai oleh Belanda pada tanggal 31 Januari 1874.

Selama berkecamuknya peperangan Teuku Chik Ibrahim meninggalkan Cut Nyak Dhien di Lam Padang untuk berjuang. Oleh karena itu, Teuku Chik Ibrahim jarang berada di rumah. Bersama dengan Teuku Imeum Leung  Bata maju ke perbatasan VI mukim dan berusaha menaklukkan Meuraxa. Belanda semakin gencar untuk menundukkan daerah-daerah lainnya di luar Kraton dan Mesjid Raya.

Pasukan Belanda bergerak terus menuju wilayah IX mukim dan pasti akan menuju ke VI mukim. Berbulan-bulan Teuku Chik Ibrahim tidak bertemu dengan Cut Nyak Dhien. Kedatangannya ingin mengabarkan bahwa Cut Nyak Dhien dan rakyat VI mukim harus meninggalkan Lam Padang mengungsi ke tempat yang aman dan menyiapkan bekal karena akan melakukan perjalanan panjang. 

Pada tanggal 29 Desember 1875 rombongan Cut Nyak Dhien meninggalkan Lam Padang. Pasukan Teuku Nanta dan Teuku Chik Ibrahim yang bermaksud mempertahankan VI mukim akhirnya harus menyingkir akibat serangan Belanda yang dipimpin oleh Van Der Hayden. Akhirnya, daerah VI mukim berhasil dikuasai oleh Belanda. 

Pada tanggal 29 Juni 1878 dalam suatu pertempuran di Lembah Beurandeun Gle’ Taron, kemukiman Montasik, Sagi XXII Mukim, Teuku Ibrahim dan beberapa pengikutnya syahid. 

Menurut Szkely Lulofs (1951) penyebab peristiwa itu, selain persenjataan Belanda yang lebih unggul, juga karena adanya pengkhianatan yang dilakukan oleh seseorang yang bernama Habib Abdurrahman (Hazil, 1952: 41-42; Sufi, 1994: 84). Perjuangan Cut Nyak Dhien Kekecewaan dan kesedihan sebagai akibat ditinggal suaminya dan darah. (Eri Iskandar)

COMMENTS

BLOGGER
News
Nama

( Pekalongan ).,1,( Sukadana ),1,(Pekalongan),1,*TEC Berikan Puluhan Ribu Masker dan Wastafel Portable Bagi Umat Hindu*,1,*YARA Aceh Utara Minta Polisi Selidiki Penggunaan Dana Covid-19*,1,100 Gampong di Aceh Utara Lakukan Finalisasi APBG Tahun 2021,1,177 Pendamping PKH Aceh Utara Dapat Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,1,20 KK Lagi Juga Terancam Longsor,1,200 Lapak Ludes,1,21 Orang Pelanggar Prokes Covid-19 Dilakukan Rapid dan Swap Test,1,39 Orang Perwira Jajaran Polres Aceh Tengah Tes Urine,1,4 Juta kepada Pedagang Kecil di Aceh,1,4 Mei 2020 menanggapi terkait pemberitaan media massa yang menyebutkan kas daerah Aceh Utara kosong,1,500 Paket Sembako Ketua IIPG Lampung,1,53 Awak Kapal Dinyatakan Gugur,1,6 rumah warga Hangus Terbakar di Lhokseumawe,1,7 Miliar,1,7 miliar dana Covid 19,1,7 Milyar,1,ABDULLAH,18,ABDYA,6,Abuya Syarkawi: Masyarakat Cepat Melapor Jika terjadi Bencana Alam Dan Jangan Ada Lagi Ilegal Logging,1,Aceh,4,ACEH BARAT,12,ACEH BESAR,135,ACEH JAYA,45,ACEH NASIONAL,6,ACEH NEWS,4,ACEH SELATAN,8,ACEH SINGKIL,4,ACEH TAMIANG,183,ACEH TAMIANG KABAR DAERAH,2,Aceh tamiang news,5,ACEH TAMIANG PEMERINTAH NEWS,1,ACEH TAMIANG PEMERINTAHAN,1,ACEH TAMIANG POLISI NEWS,4,ACEH TAMIANNG,1,ACEH TAMUANNG,1,ACEH TENGAH,133,ACEH TENGARA,4,ACEH TENGGARA,1,ACEH TEUMING NEWS,3,aceh tim,1,ACEH TIMUR,137,aceh timur.,5,aceh timuri,1,ACEH UTARA,113,aceh utaracm,1,ACEH. TAMIANG,4,ACT-MRI Uceh Utara Gelar Orientasi Untuk Relawan Baru,1,Ada Beberapa Pimpinan PARNAS Ikut Dilantik,1,adventorial,2,Adventotlrial,6,ADVERTISER,23,advertorial,29,Advitorial,1,Advokat dari Lintas Organisasi Advokat di Wilayah Lhokseumawe,1,Agama,4,Ahok Sebut Komisaris BUMN Titipan Kementerian,1,AIDS,1,AJI Lhokseumawe surati penegak hukum gunakan UU Pers dalam sengketa pemberitaan,1,Akhirnya Terungkap Motif dan Kronologi Penculikan Pengusaha Bos Dealer di Lhokseumawe,1,Akhyar Harap Penyaluran Sembako Dan pemeriksaan kesehatan Gratis Dapat Terus Dilakukan,1,Akhyar Lepas IPM Tanam 2000 Pohon Ke Langkat,1,Akhyar: Prestasi Ini Saya Dedikasikan Untuk Warga Medan,1,Akibat Kurang Transparan.aceh utara,1,akl,6,Akses Lumpuh Total,1,Aksi Ribuan Mahasiswa Tolak UU Omnibus Law Ricuh Berakhir Damai,1,Aktivis HAM : Jika Tidak Dihukum,1,Aktivis HAM : Kejahatan Rasisme dan Isu SARA adalah Kejahatan Kemanusiaan dan Musuh Internasional,1,Alfa record Orbit Penyanyi Aceh Omar,1,Alumni ISI Jogja Teliti Mop mop,1,Amat Leumbeng Salurkan Bantuan Untuk Muslim Rohingya,1,Amburadulnya Data BST Covid-19 Kemensos Hingga Dinsos Lhokseumawe,1,Anak Bupati Jeneponte Bantah Terkait Dalang pengeroyokan,1,Anak Tunggal Bupati Jeneponto Makasar Dipolisikan Mahasiswa,1,Anak Yatim dan Siltap Aparatur Gampong,1,Aneuk Syuhada Aceh Gelar Demo PT PIM,1,APA YANG SALAH DENGAN PEMBANGUNAN KOTA LHOKSEUMAWE,1,APDESI Aceh Utara Di Duga Galang Donasi Untuk Advocasi Geuchik Pulo kitou Yang Terjerat Kasus Percobaan Pembunuhan,1,Arhanud-001/csby Aceh Utara Lepas Sambut Penugasan Prajurit Teritorial Gelombang Ke Dua.,1,Arsip dan Perpustakaan Aceh,1,Artikel,1,ARTIS,2,Asisten III Sekada Aceh Buka Kegiatan Sosialisasi Pengisian JPT KASN,1,Award 2020,1,b,1,Babinsa Bantu Warga Dan Edukasikan Warga Pentingnya Lahan Jemur Kopi Layak Sangat Mempengaruhi Kualitas,1,Babinsa Bersama masyarakat Gelar Kegiatan Rutin jum'at Bersih.,1,Badai Hujan Angin Kencang petir Menumbangkan Pohon-Pohon Jalan di Aceh Timur,1,baitul mal,2,Baitul Mal Aceh,9,Baitul Mal BM Santuni Ringankan Beban Pengobatan Fitriani,1,Balai Bahasa Aceh Gelar Revitalisasi Sastra Lisan Mop-mop,1,Bambang Hendarto SH Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Amplas,1,Ban,1,banda,1,BANDA ACEH,1693,Banda Aceh Headline News,25,Banda Aceh news,23,Banda Aceh. NEWS,1,BANDAR LAMPUNG,15,Bangun Productivitas Pertanian Kota Lhokseumawe Melalui Program KONSTRATANI,1,BANJAR BARU,1,BANJIR,3,bank Aceh,3,Bank Aceh JANTHO,1,bank Aceh syariah,1,bank syariah,1,bantuan covid 19,1,Bapera,1,Basyariah Bantah Jadi Nara Sumber Terkait Berita Keberatannya Keluarga Geuchik NA Pulo Kitou Terhadap Vonis Hakim,1,Bata-bata,1,Batahan News,40,Batam,3,Batanghari,2,belanegara,1,BEM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH MINTA PRESIDEN JOKO WIDODO TUNTASKAN KASUS PELANGGARAN HAM SIMPANG KKA ACEH,1,Bendahara Kampung Tingkem Di Polisikan Terkait Penganiayaan Terhadap Warga,1,BENER MERIAH,153,Bentuk Diskriminasi,1,Bergabung Ke PA BM Dan Akan di Lantik Besok Oleh Muzakir Manaf,1,Bergerak Ikhlas Tanpa Henti Peduli Warga Sakit dan Santuni Masyarakat Miskin,1,Berita Daerah,1,Berkas oknum keuchik Bacok Warga dilimpahkan ke Jaksa,1,bermutu,1,Bersinergi Dengan Masyarakat,1,Bersinergi Membangun Raihlah Prestasi,1,Besok,2,Bhaktisosial,2,Bhayangkari Lhokseumawe Salurkan Bantuan Korban Banjir di Blang Mangat,1,Biak,1,bidik indonesia,3,Bidik indonesia Nasional,8,Bimtek Operator Desa,1,Bireiun,1,BIREUEN,19,Birieun,2,Bisnis,1,BKKBN,3,BKKBN ACEH,10,BKM,1,Blang Pidie Aceh,1,Blangkejeren Aceh,2,BLT,1,BNN,6,BNPB,1,Bongkar fakta & Motif Dibalik Percobaan Pembunuhan Berencana Terhadap Zulkarnaini,1,Bongkar Motif Begal Blang Panyang Terhadap Mahasiswi,1,Bongkar Tiga Kasus Dalam Sepekan,1,BPK,1,Bpks,3,BPMA dan Zaratex NV Sosialisasi Serta Konsultasi Amdal Di Lhokseumawe,1,BPN,1,BPN Kantah Bandar Lampung Diduga Maladministrasi,1,Bravo Polres Lhokseumawe,1,BREAKING NEWS,91,BREAKINGNEWS,4,BrekingNews,1,Bri,1,brimob,1,Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Sosialisasikan Prokes Covid-19 Ke Sekolah Se-Bener Meriah,1,Brimob polda kompi 3 yon c,1,Budaya,1,Bukan Maju atau Tidak,1,Bulog dan Kemsos Jamin Kualitas Beras Bansos Baik,1,Bung Karno,1,Bupati Aceh Timur Kedepan Mesti Pro Rakyat,1,Bupati Jombang Serahkan Bantuan Simbolis BPJS Ketenagakerjaan,1,Bupati Perintahkan Semua Jajaran Ambil Langkah Tanggap Bencana,1,Bupati Rocki Patut Dicuriga,1,CAHAYA IMAN,10,Calang,2,Calon Definitif Wakil Bupati Bener Meriah Tes Tahap Akhir Di Gedung DPRK,1,Calon Wakil Bupati Lampung Selatan H. Antoni Imam Dinyatakan Negatif Covid-19,1,CamatDewantara Tutup Liga Karang Taruna Harapan Nanggroe Aceh Utara,1,Cara Unik Sosialisasi Covid 19,1,cibubur,1,Copot Segera Jika Benar,1,covid-19,3,Curhatan Megawati: Kenapa Ya,1,DAERAH,4,daerah Lampung,5,Dalam Gelar Diskusi Publik Hari Pahlawan Oleh PPWI,1,Dalam Rangka HUT Kodam IM ke-64,1,dan Bireuen bersatu dalam Forum Advokat Bersatu,1,Dandenpom IM/1 Lhokseumawe Mengunjungi Zulkarnaini Korban Percobaan Pembunuhan Oleh Oknum Geuchik,1,Dandim Beserta Jajaran Kodim 0106/Ateng Gelar Suntik Vaksin,1,Danrem Berikan Materi Kebangsaan dan Bantuan bibit 12000 Ekor Patin Dalam Kegiatan Serbuan Teritorial Kodim,1,Dareah Lampung,9,Dayah,4,Dek Gam Pastikan Kasus UU-ITE Isma dan Bayinya Di Lapas Lhoksukon Ikut Program Asimilasi,1,Deli Serdang,1,Deliserdang,1,Desa,1,Dharmawanita,1,Di Duga Otak Pengeroyokan,1,Didampingi Ketua Komite I,1,Diduga Bupati Rocky Tekan Pejabat Dinas Arahkan Proyek ke kroni dan keluarganya,1,Dimana Fungsi Pengawasan Dewan,1,Dimana Nurani,1,Dinilai Hanya mencari Sensasi Namun Konyol,1,Dirlantas,1,Dirlantas Polda Aceh,1,Diskominfo,1,Disperindag,1,Ditandatangani Naskah,1,DPC PDI Perjuangan Aceh Utara Bagi ribuan Masker Untuk Rakyat Kecil Pedalaman,1,DPC PDI-P Aceh Utara Sampaikan Langsung Laporan Kerusakan banjir Aceh Utara Pada Wamen PUPR,1,DPC) Lembaga Anti Narkoba (LAN) Kota Lhokseumawe,1,DPD Lembaga Aliansi Indonesia BPAN Angkat Bicara Terkait Geuchik Polisikan Warganya,1,DPD RI,1,DPR,2,DPR RI,1,DPRA,37,dpra news,10,DPRD Lampung Utara,1,dprd lampura,1,DPRK,5,DPRK Ingatkan Ketua PDIP Aceh Utara Jangan Provokasi Rakyat.aceh utara,1,DPRK Kenapa Diam Saja,1,DPRK Lhokseumawe Teken Petisi,1,dprk news,1,DPRRI,2,dr Spesialis Bedah RSU Sultan Abdul Aziz Syah Bantah Melakukan Asusila,1,dr. Imai Indra Ditabalkan Sebagai Nama Gedung Lab Penyakit Infeksi Unsyiah,1,Dua Kaligrafer Misbahul Ulum Raih Tiket Umrah,1,Dua Paslon Pilkada Batam Deklarasi Damai dan Teken Pakta Integritas,1,DUNIA,28,e-filing,1,Edy Rahmayadi: Nilai Sejarah Untuk Seluruh Generasi Peringati Hari Kesaktian Pancasila,1,EKONOMI,5,Eksekutif dan Legislatif Mari Bersatu Bangun Nanggoe Dan Pikirkan Nasib rakyat Aceh. Banda aceh,1,Eksistensi DPI Di Tengah Praktek UKW Ilegal Dewan Pers & PWI,1,Empat Pimpinan Parnas Di Kabarkan Mengundurkan Diri,1,Empati Kapolres Lhokseumawe Sangat Menyentuh,1,Entertaiment,2,Esports Aceh Siap Lantik Pengurus di 23 Kabupaten/Kota,1,f,2,Fachrul Razi: Pewarta Warga Pahlawan Era Digital,1,faksi,1,FAKSI : Aceh Timur Tidak Akan Maju,1,FAKSI : Bila banyak beredar isu Penggunaan Dana Desa Tidak Tepat Sasaran,1,Faksi : Bupati Dan DPRK Harusnya Hadir Terkait Kasus Keracunan Gas PT.Medco,1,FAKSI : Bupati Rocky Terkesan Melakukan Pembiaran Bimtek Miliaran Digelar di Hotel Mewah,1,FAKSI : Elit Aceh Timur Janganlah Jadi "Pejabat Benalu",1,Faksi : Ibu yang Menyiram Air Panas Terhadap Anak Perempuannya Tetap Harus Dipenjara,1,FAKSI : Jika ingin Demo di Aceh Timur,1,FAKSI : Kita Siap Dampingi Masyarakat Korban Gas Beracun H2s PT.Medco ke Komnas HAM,1,FAKSI : Listrik Sering Padam,1,FAKSI : Pelaku Pengeroyokan Warga Aceh di Tanggerang Harus Dihukum Mati,1,FAKSI : Seharusnya Bupati dan DPRK Aceh Timur Dulu yang Disuntik Vaksin Covid 19,1,FAKSI Ajak Masyarakat Aceh Timur Evaluasi Bimtek Miliaran Aparatur Desa,1,FAKSI Ajak Masyarakat dan Elemen Sipil Turun ke Jalan Demo Dana Covid Rp.30,1,FAKSI Desak Bupati Aceh Timur Segera Nonaktifkan Kadis S Tersangka Mesum,1,FAKSI Desak Bupati Aceh Timur Umumkan Penggunaan Anggaran Covid-19 Rp.30,1,FAKSI Desak Dinsos Aceh Timur Segera Cairkan BLT APBK dari Rp.30,1,FAKSI Desak KPK Audit Kekayaan Pejabat Di,1,FAKSI Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Skala Besar di Aceh Timur,1,FAKSI Harap Pemerintah Cari Solusi Bantu Ganti Kerugian Korban Banjir Aceh Timur,1,FAKSI Minta Daftar Penerima BLT Covid-19 Diumumkan ke Publik,1,FAKSI Minta Kapolres Aceh Timur Tekan Angka Kekerasan,1,FAKSI Minta Pemkab Aceh Timur Penuhi Kebutuhan Darurat Seluruh Pengungsi Korban Banjir,1,FAKSI: Kita akan Terus Menentang Ketidakadilan,1,FOKUSPaDI,1,FORBA Aceh Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana Banjir di aceh utara.,1,Forba Aceh: Stop Adu Domba,1,FORBA Mendukung Upaya Pemerintah Aceh Memerangi Berita Bohong (HOAX),1,FPI,1,Fungsi Dan Kode Etik Advocat,1,Gabungan Massa Kota Lhokseumawe Gelar Aksi Kecam Pernyataan Sikap Presiden Prancis Macron,1,Ganti Rugi Tidak Tepat Sasaran,1,GAS,1,GAYO LUES,57,Gelar Buka Puasa Bersama Kaum Duafa Dan Anak Yatim Di Aceh Utara,1,Gerindra,1,gp tgk di balee,1,GRAM : Tangkap dan Penjarakan Siapapun Yang Bermain Dengan Dana Covid 19,1,GRAM Menilai Anggota DPRK Aceh Utara Anti Kritik,1,GRAM: Elit Politik di Aceh Lambat Loading,1,Gubernur Aceh Resmi Melantik Dailami sebagai Wakil Bupati Bener Meriah,1,GUBERNUR APRESIASI PENGUKUHAN JMSI SUMUT,1,Gubernur Edy Sahkan RUPTL PTPN III Sei Mangkei PLTGU 1.600 MW Segera Dibangun,1,Gubernur Edy Sebut Penanganan Covid-19 Harus Junjung Transparansi dan Akuntabilitas,1,Gubernur Lantik 15 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh,1,Gubernur Sampaikan Sengketa Tanah di Sumut Selesai 30% Tahun Ini,1,Gubernur Sapa Pedagang di Pusat Pasar Medan,1,Gubernur Sumut Berikan 115 Paket Sembako untuk Korban Angin Puting Beliung,1,Gubernur Sumut Lantik 3 Pejabat Eselon II,1,Gubernur Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan Senjata Utama Hadapi Covid-19,1,Gubsu Harapkan Masyarakat Aceh di Sumut Bersama Bangun Perekonomian Umat,1,Haji Uma Jemput 33 TKI Asal Aceh yang Dikarantina di Medan,1,Hakimnya Dipilih DPR dan Presiden,1,Hambat Tugas Jurnalistik,1,Hamparan Perak,1,Hamparan Perak DiTerjang Badai Angin Kencang,1,Hani Pramono Anung,1,HANKAM,1,Harap Kerjasamanya,1,Harapkan Pariwisata Pulih Setelah Covid-19,1,Hardiknas,1,Harga LPG 3 Kg Capai Rp 35.000 karena Ulah Oknum Pedagang,1,Hasil Nya Non Reaktif,1,Hasil Rapat dengan Manager PLN Akhir Juni 2020,1,Hawalies Abwar : Hasil Mediasi Keracunan Massal Limbah Gas PT.Medco Tidak Layak Di Lanjutkan,1,Headline,12,Headline news,16,HEALTH,10,Hikmah,1,Hj.Riana Sari: berharap pandemi covid segera berakhir,1,HMI,2,Honda Ditendang Korban Terjatuh Dan Luka Parah,1,HPPMI MAROS SESALKAN PLN ( Persero ) ATAS KENAIKAN TARIF LISTRIK MASYARAKAT DI TENGAH PENDEMI COVID-19,1,HPPMI Maros Tanralili : Pembangunan Kantor Desa Purnakarya Tidak Transparan dan Cacat Hukum,1,HUDA,1,HUKUM,17,HUMAS,2,i,1,IKABOGA Gelar Aksi Sosial Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19,1,IKABOGA Gelar Serangkaian Kegiatan Positif Di Era Pandemi Covid-19,1,IKBA: PT.Kirana Bilang Sudah Menjawab Surat Warga,1,Indonesia Nasional,4,Ini Jawaban Puskesmas Simpang Tiga Redelong Terkait Keluhan Warga,1,Ini Kok Malah Di Mediasi Toke,1,Ini Motif dan Kronologinya,2,Ini Murni Perkelahian,1,Ini Penjelasan Pemkab Aceh Utara,1,INSPIRATIF,46,INVESTIGASI,5,ipsm,1,Isak Tangis Muslim Rohingya Sholat Idul Adha Di Lhokseumawe,1,Isbi,1,Islam,2,Islam dan Pancasila.banda aceh,1,ISMED,1,Istanbul,1,Itu Bohong!!!,1,Itwasum,1,Jabat PLT Golkar Lamsel,1,JAKARTA,73,Jakarta news,9,JAKSA HADIRKAN 3 SAKSI PADA SIDANG PENIPUAN JAMAAH UMRAH,1,Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah Lumpuhkan Perekonomian dan Menuai Keresahan Warga,1,Jalan Penghubung Kampung Mekar Ayu Dan Datu Beru Terputus,1,Jamaah Harap Tidak Datangi Polda Lagi,1,Jangan Rusuh dan Merusak,1,JANTHO,1,Jargon ARAH nomor urut 1,1,JARI Desak DPR Segera Sahkan RUU Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,1,jasaraharja,1,Jawa Tengah,1,jawa timur,5,Jayapura,2,Jayapura Nasional,1,Jenguk dan Santuni Warga Sakit Menahun,1,JMSI,1,JMSI Pusat,1,Jokowi Bagikan Bansos Rp2,1,Jombang,1,Juara MTR Kwarda Aceh,1,Jurnalis,1,Kabar Aceh,9,KABAR DAERAH,3,Kadin,4,Kajari Lhokseumawe Kembali di Ganti,1,Kakek Predator Dipolisikan Akibat Dugaan Pencabulan Balita,1,KaKemenag,1,KALIMANTAN BARAT,1,Kalimat Selatan,1,Kampar,2,Kampus,2,KAMPUS NEWS,17,kandidat persaingan dengan Jargon Bersinar dapat undian nomor 2,1,Kapolda Sumut Sebut Kantongi Identitas Pelempar Batu dari Atas Gedung DPRD Medan,1,Kapoldasu,3,Kapolres,1,Kapolres Lhokseumawe Sapa Dua Bocah Pada Program Jumat Barokah,1,Kapolres Yang Pertama,1,Kapolri Kerja Sama Dengan BRI Dorong Inovasi UMKM Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19,1,Kapolsek Tanah Luas Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Muslim Rohingya,1,KAPRa Apresiasi Polres Galus Ungkap Dugaan Korupsi Program Karantina Hafiz,1,Karang taruna,1,Karhutla Kembali terjadi Ulah Manusia,1,Karimun,1,Kebijakan Pemko Lhokseumawe Terkait Gedung Isolasi PINERE Di Arun Menuai Kontroversi,1,Kebudayaan Aceh 2020,1,Kec.Braja Selebah,1,KEDIRI,1,Kejaksaan Biak tetapkan dua tersangka korupsi dana guru kontrak,1,Keluarga Akmal Hanif Komit Kembalikan Uang Jama'ah,1,Keluarga Berharap Pemerintah Ambil Kebijakan Dan Turun Tangan,1,Keluarga Hj.Supinah Bakal Gugat Pemilik Tambak Vaname Matang Rayeuk,1,kemanag aceh,1,kemenag,2,kemenag aceh,3,Kemendagri,1,kemenga aceh,1,Kepedulian Sang Kapolres Lhokseumawe,1,Kepri,2,Kerajaan,1,Kerja Sama Polsek Nisam,1,Kesehatan,3,Ketua Aliansi Indonesia Perwakilan Bener meriah Kecam Aksi Percobaan Pembunuhan Oleh Oknum Geuchik,1,Ketua forum Gechik Meurah Mulia Husnan Kunjungi Zulkarnaini Korban Percobaan Pembunuhan,1,Ketua LAI BPAN DPC Aceh Utara Bersimbah Darah Dibacok Oknum Geuchik,1,Ketua PWI Aceh: Wartawan Dihambat Liput Kunjungan Presiden,1,kip,1,KITA Tolak KAMI Di Aceh Dalam Aksi 911 Lhokseumawe,1,KKB Beli Senjata Api dan Amunisi Dari Dana Desa,1,KKP dan Komisi IV DPR-RI bagi paket gemarikan di Aceh Timur,1,Klarifikasi Terkait Keluhan Warga,1,KNPI,1,Kodim 0103 Aceh Utara Gelar Tradisi Penyambutan Dandim Baru,1,Kodim 0106 Aceh Tengah Gelar Gotong Royong Karya Bhakti Pengecatan 2 mushola,1,KODIM 0117/ATAM,1,Kodim 0119/BM Rutin Gelar Yongmoodo Sebagai Wadah Prajurit Tingkatkan Seni Bela Diri,1,Kodim Kodim 0106/ Aceh Tengah Gelar Gotong Royong Dalam Rangka Peringati HPSN Provinsi Aceh 2021,1,Kombes T Saladin Dilantik sebagai Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Aceh,1,Kominfo,2,Komisi D DPRK BM Kunjungi Puskesmas Simpang Tiga,1,Komite I DPD RI Siap Kawal Penyelesaian Masalah Tanah di Sumut,1,KOMPAK : berharap Shelter Di Blang Ado Kembali Difungsikan,1,Komunitas Kombo Aceh Gelar Aksi Sosial Dalam Rangka Memperingati 16th Tragedi Tsunami Aceh,1,Komunitas sahabat yatim,1,Kondisi Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Aceh Utara Rusak Parah,1,Kondisinya Memprihatinkan Butuh Donasi,1,KORBAN KEBAKARAN RUMAH DI GAMPONG TGK DIBALE TANAH LUAS TEMPATI RUMAH BARU.aceh utara,1,Korupsi Dana Desa Salah Satu Penyebab Awetnya Kemiskinan di Aceh Timur,1,KOTA LANGSA,5,Kota Lhokseumawe,35,Kota lhoksumawe,1,Kota Sabang,1,KPK,1,KPU,2,KRI Nanggala-402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter,1,KRIMINAL,26,KUA PPAS R-APBD,1,Kuasa Hukum Ridwan Akan Laporkan Media yang tidak Berikan Hak Jawab ke Dewan Pers.,1,Kuliner,1,KULINER NEWS,6,Kungker Ibu Plt.Gubernur Aceh di dampingi T.Sofianus Dalam Rangka Progam PKK Bansos di Lhokseumawe,1,Kunjungan Kediaman Duka Wafatnya Ulama Kharismatik Aceh,1,Kunjungan Kerja Pangkosek Hadudnas III Ke Detasemen Arhanud-001/CSBY,1,Kurma,1,Kuta Cane,1,l news,1,LAI-TRC ACEH Mendukung Upaya Pemerintah Aceh Memerangi Berita Hoax,1,Lalu lintas,1,LAMPUNG,120,LAMPUNG PESAWARAN,1,LAMPUNG PRINGSEWU,19,LAMPUNG SELATAN,23,LAMPUNG TANGGAMUS,3,Lampung Tengah,2,LAMPUNG TIMUR,26,Lampung Timur news,2,LAMPUNG UTARA,75,LAMPUNG WAY KANAN,1,langkat,5,LANGSA,29,Langsa Aceh,2,Langsa News,1,Lantaran Tak Paham Tupoksi Ratusan Warga Demo Pak Keuchik,1,LaNyalla Ingatkan Ketua KPU dan Bawaslu,1,Lapas,1,Lapas kelas IIB Lhoksukon menerima kunjungan Kepala KPPN Lhokseumawe beserta rombongan.,1,Laporan Pemuda Minang atas Puan Ditolak Bareskrim,1,LAPUNG SELATAN,1,Lapung Tengah,1,LBH KONTRA : Kita Akan Kawal Kasus Percobaan Pembunuhan Oleh Oknum Geuchik Sampai Tuntas,1,Lembaga,1,LHOKSEUMAWE,124,Lhokseumawe Zona Merah,1,lhoksukon,4,Literasi Kuat Satu Langkah Mengenal Dunia,1,MABES POLRI,1,Madaraya,1,mahasiswa Aceh Utara Terima Biaya Pendidikan untuk Penyelesaian Tugas Akhir,1,Mahasiswa Kampus IAIN Lhokseumawe Khahawatirkan Akreditasi Institut dan Kinerja Pelayanan Biro Kampus,1,MAHASISWA KESULITAN MEMBAYAR BIAYA UKT DI TENGAH PANDEMI COVID-19.,1,Mahasiswi Di Begal,1,Majelis Dakwah RI-1 Buka Cabang Di Seluruh Indonesia,1,makasar,2,Malam Pembukaan Literasi Santri Untuk Negeri,1,Maling Biri-Biri Desa Tambun Tunong Masih Diburu Polisi,1,Mandailing Natal,13,Mantan wartawan,1,maros,2,Masyarakat Bergerak,1,Maulid,1,Maulid Nabi Digelar Sederhana Edy Rahmayadi Ajak Masyarakat Teladani Kepribadian Rasulullah,1,Mayor Alse Ariyanto Jabat Komandan Arhanud 001/CSBY Pulo Rungkom,1,MEDAN,53,Medan Juara Umum MTQ Ke-37 Tingkat Sumut 2020,1,Medco,1,Mediasi Tidak Netral,1,MEL,7,Memperingati HKN Bupati Aceh Utara Serahkan 10 Ambulan Baru untuk Puskesmas,1,MENDAGRI TUNJUK 4 PEJABAT KEMENDAGRI SEBAGAI PJS. GUBERNUR,1,Mendes PDTT Sosialisasikan Permendes 13/2020,1,Mengapa?,1,Menhan Prabowo Subianto Terima Alat Ventilator Dari Australia dan AS,1,Menolak Buka Cadar Saat Lomba MTQ,1,menteri,1,Menteri Koperasi dan UKM,1,Merdu,2,Mereka Kemana?,1,Mereka Yang Hadir Tidak Punya Otoritas,1,Merusak Ekosistem Dan Pesona Alam Dataran Tinggi Gayo,1,Meski Pandemi,1,METRO,3,MH Senin,1,Mien Uno: Ustaz Enggak Kayak Brad Pitt,1,MM,1,Modifikasi news,1,MPRI RI,1,MTQN,2,MTQN XXVIII,1,Mualem Lantik DPW Partai Aceh Bener Meriah,1,Mualem Lantik Pengurus Koni Bener Meriah,1,Mualem Melantik Pengurus DPW Partai Aceh Bener Meriah,1,Muara Enim,1,MUHAMMAD FADHIL,2,MUI,2,Mukhtaruddin Maop DPP FORBA ACEH Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Timur,1,Museum Sejarah Rasulullah Saw dan Pradaban Islam dibangun di Jakarta,1,mutasi 31 pejabat eselon 2 3 4,1,Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW,1,NAGAN RAYA,18,Najwa Shihab Dilaporkan ke Polisi,1,Nanggroe,1,Narkoba,5,NARKOTIKA,26,NASIONAL,116,NASIONAL KAMPUS NEWS,10,NASIONAL NEWS,28,Nasir Djamil: Dia Jadi Komut Itu Jatuh Dari Langit?,1,NASONAL,1,natal news,3,Nawal Ajak Masyarakat Peringati Maulid Nabi dengan Gembira,1,Nawal Ajak Umat Islam Perbanyak Selawat,1,Nazam_Jaya,1,NazamaJaya,1,new,5,NEWS,2715,nisam,1,NTT,1,Nusantara,3,Nyakman Lamjame: Ada Keunikan Di Dalamnya.,1,OLAH RAGA,1,Ombustman,2,Omnibus Law Sia-sia Dibawa ke MK,1,Operator Diharapkan Mampu Proporsional Mengentri Data DTKS Setiap Desa,1,OPINI,14,OPINI : Restrukturisasi Bank Syariah Dalam Masa Covid 19 Pasca Pojk No.11/POJK.03/2020,1,Ops Sikat Seulawah 2020 Polres Lhokseumawe Ungkap 6 Tersangka Curanmor Sita 10 Barbut,1,Optimisme Ayah Panton Terbitkan Majalah Neurôk Semakin Kuat,1,Orang No.1 Kota Lhokseumawe Rayakan Ulang Tahun anaknya,1,PADANG,25,Pahlawan,1,Pakistan,1,Pali,1,Pangdam,1,pangdam IM,1,Pangdam IM Tinjau Penangkaran Budidaya Lobster di Simeulue,1,Pangdam IM Tutup Serbuan Teritorial dan Dialog Kebangsaan Jaga Perdamaian Aceh,1,pangdamI/BB,2,Panggautan News,8,Panglima Laot,1,Panyabungan,1,PARIWARA,6,Pariwisata,2,Parlemen,3,parlementaria,3,partai,2,PAS,2,PASAMAN BARAT,1,pasar Inpres Lhokseumawe Terbakar,1,Pdam,1,Pedagang berharap Pemerintah Segera Mengambil Kebijakan,1,PeduliYuk,2,Pejabat Bermasalah Munculkan Diskriminasi dan Gerusi Elektabilitas,1,Pelantikan UKT Siswa Tapak Suci Cabang Dayah Tahfidzul Qur'an Imam Syafi'i,1,Pembebabasan Tanah Lamban dan Belum Tuntas,1,Pembinaan Ditlantas Polda Aceh Kepada Supir Bus Untuk Minimalisir Kecelakaan,1,Pembungkaman Kritik,1,pemda,22,Pemerintah,3,Pemerintah Harus Menfasilitasi Dan Segera Cari Solusi,1,PEMERINTAH NEWS,7,PEMERINTAHAN,16,Pemilu,1,Pemkab Aceh Utara Bayar Tagihan Listrik pada APBK-P,1,Pemkab Aceh Utara Rasionalisasi Anggaran Rp.107 M untuk Penanganan Covid-19,1,Pemkab Aceh Utara Tambah 72 Bed untuk Isolasi Mandiri Covid-19 Dalam Peresmian RSUD Pratama,1,Pemprov Sumut dan Lemhannas Cari Solusi Permasalahan Sawit,1,Penafsiran Surat at Tiin: Nabi Musa,1,pendidikan,25,Pendidikan dan Kesehatan,1,pendidikan darul Ikhsan,1,PENDIDIKAN NEWS,10,Pengajian dan Peringatan Maulid Nabi,1,PENGURUS IKA SMANSA LHOKSEUMAWE KEMBALI DI LANTIK,1,Penyaluran bantuan pasca panik Untuk Pedagang Kebakaran pajak inpres Lhokseumawe diwarnai kericuhan,1,Penyaluran BLT Di Tanah Luas Aman Terkendali,1,Penyerahan Keranda Mati Ke DPRK Bener Meriah Menuai Kontraversi,1,Perangi stunting,1,Perguruan Beladiri Dan Pengobatan Cakra Aura Laduni Nur Illahi Hadir Di Aceh,1,Perguruan Ilmu Bela Diri "LADUNI NUR ILAHI" Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Juga Muallaf,1,Perhimpunan Advocat Indonesia (PERADI) Gelar Pendidikan Khusus,1,perhubungan,1,Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2020,1,PERISTIWA,65,Pers,3,Persatuan Sekretariat Kabinet,1,PERTAMA DI ACEH,1,PERTANIAN,25,Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Gelar Seminar Sastra Bertajuk “Sastra Puisi Jalur Santri Untuk Menjadi Sufi”,1,Pesawaran,10,PESISIR BARAT,2,phe.aceh utara,1,PIDIE,65,PIDIE JAYA,47,Pijay,4,PILKADA,162,Pilkadaserentak,1,PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe Luncurkan Buku Saku Keilmuan Ragawi Untuk Siswa,1,Pjs Wali Kota Medan Sampaikan Ranperda Tentang APBD Tahun 2021,1,PKM Kembali Gelar Aksi,1,PKN Aceh,1,PLN,1,Pln aceh,1,Plt Gubernur Sambut Kedatangan Rombongan Komisi Aparatur Sipil Negara di Bandara SIM,1,Plt Wali Kota Medan Sampaikan Terima Kasih Kepada Kejari Medan dan Kejari Belawan Terkait Penyelamatan Aset Pemko Medan,1,PM-ADAB,1,PN Banda Aceh Sediakan Fasilitas Khusus Untuk Disabilitas,1,PNS,1,Pohon Tumbang,1,Polda,19,Polda Aceh,7,poldasu,1,Polisi Dan Inspektorat Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Desa Blang Paku Paya Bakong,1,POLITIK,100,Politik-Pilkada,1,polres,1,Polres Aceh Tengah Bongkar Tiga Kasus Narkotika Ganja Dan Amankan Tiga Tersangka Di Awal 2021,1,Polres Aceh Tengah Laksanakan Latihan Baris Berbaris Usai Apel,1,Polres Aceh Utara Bantu Fakir Miskin DI Beberapa Desa Sekecamatan Tanah Luas Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara Ke 74,1,Polres Lampung Utara,6,Polres Lhokseumawe Gelar Gelar Apel Gabungan Pemberian Penghargaan Kepada 54 Bhabinkantibmas Dan 100 Babinsa Berprestasi.,1,Polres Lhokseumawe Gelar Kegiatan Jum'at Berkah,1,Polres Pelabuhan Belawan,1,Polres Pringsewu,1,Polresta,1,Polri,10,Polri Dan Insan Pers,1,Polri Peduli Pendidikan Anak Sekolah Pedalaman Aceh Utara Dalam Rangka HUT RI Ke 75,1,Polsek Nisam Gelar Operasi Yustisi Terapkan Protokol kesehatan,1,Polsek Pringsewu Kota,1,Polsek Tanah Luas Rilis Film Cinta Masker,1,PON,1,Pondok Pesantren Nurul Ulum Aceh Timur Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2020,1,Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata: Hipnotis Santri-Santri Cinta Literasi,1,Ponpes Nurul Ulum Peureulak Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional,1,PONTIANAK,1,POSO,1,PP. MUBA Gelar Literasi Santri Untuk Negeri,1,PPPA,1,Pramuka Peduli Apel Latihan Penanggulangan Bencana Alam Di Wilayah Korem 011 Lilawangsa,1,Presiden,2,PRINGAEWU,1,PRINGSEWU,71,Pringsewu Timur,1,PRINGSRWU,1,Pristiwa,2,Prodi Magister Hukum Unimal Gelar Sillaturrahmi Alumni dan Mahasiswa,1,Program "Kue Surga" Kapolres Lhokseumawe Menuai Pujian dan Apresiasi,1,Program Baznas Sumut,1,Promotor "SIAGAM" Kapolres Lhokseumawe,1,psm,1,PT. Petrokimia Dan PT. Bayer Dalam melakukan Demplot Swadaya Program Ketahanan Pangan Di Masa Covid-19,1,PT. PLN PERSERO DiDuga Menguasai Tanah Warga,1,Puluhan Rumah Rusak Parah,1,Purbolinggo.,1,Puspen TNI,1,PuspenTNI,1,PWI,1,Rakyat Sumatera Barat Belum Menyukai PDIP? politik,1,Ramadhan,4,Raman Utara,1,Rapat Dengar Pendapat HPPMI Maros dan Panpel Prona/redist Menuai Titik Temu,1,RAPBD,1,Ratusan Eks Karyawan Exxonmobil Mengadu ke YARA,1,RECENT POSTS,10,Reje Kuyun Bersama Kuasa Hukumnya PTUN 16 Reje Kecamatan Celala,1,Rilis Hits "Cinta Kelapa",1,RKA-SK,1,Rohingya,1,Rombongan Mahasiswa Unimal Aceh Belajar ke Biro Humas dan Keprotokolan,1,Ronny : Kekerasan dan Pelanggaran HAM di Aceh Timur Terkesan Melukai Rasa Keadilan,1,SABANG,20,SAID SAIFUL,67,Saifullah Spd : Aktivitas Belajar Mengajar Tatap Muka Kembali Aktif Pekan Depan,1,Sambut HUT RI ke- 75,1,Samsul Pembunuh 'RANGGA' dan Pemerkosa DN Akhirnya Tewas Saat dibawa ke RSUD Langsa,1,Santri Cilik pukau para juri,1,Santunan Kapolres Lhokseumawe Kepada Korban Longsor Muara Dua,1,Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe Berhasil Ungkap 11 Kasus Narkoba 2 Bulan Terakhir,1,Satu Rumah Amblas Dikikis Erosi Sungai Keureto,1,SAVE ROHINGYA,2,Sebanyak 111 Nelayan Aceh Ditahan di 3 Negara,1,Sejarah,2,Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Abdul Aziz,1,Selama Medianya Mudah Dibungkam,1,Semua Pengungsi Rohingya Non Reaktif Covid-19 Setelah Rapid Test,1,Senator DPD RI Asal Aceh Kunjungi MTs Darul Muta'allimin di Rantau Peureulak,1,Seni Pertunjukan Theater Traditional Aceh yang Hampir Punah,1,Seno Aji Laporkan Dugaan Maladministrasi BPN Kantah Bandar Lampung Ke Ombudsman RI,1,Seno Aji Sanggah BA Pengembalian Batas No. 07/BA-08.01/II/2021,1,Seorang Akhwat Dapat Hadiah 30 Juta dan Umroh,1,serambi Mekkah,2,serta Pelanggaran HAM,1,SH,1,SI,1,Si Jago Merah Hanguskan 20 Toko Simpang Tiga Redelong,1,Si Jago Merah Hanguskan Belasan Rumah Di Desa Batuphat Timur,1,Siapa yang akan berada di kabinet Joe Biden terpilih sebagai presiden AS?,1,Sidang Kasus Percobaan Pembunuhan Oleh Oknum Geuchik Pulo Kitou Sudah Tahap Pemeriksaan Saksi,1,Sidoarjo,1,Siemeulu,1,Sigli,7,Sigli AKL news,2,Sigliaklnews,2,Simbol Persatuan Kuatkan Partai Lokal,1,SIMEULUE,4,Sinovak Aman Sehat Tingkatkan Imun Tubuh,1,Siswa 14 tahun meninggal disambar petir di tanah luas,1,SMANSA,1,SOSIAL,3,Sosialisasi Hukum Tentang Pentingnya Hukum di Dalam Masyarakat Hagu Selatan,1,SPORT,2,SPS,1,SPT-PPh,1,STYLE,46,Subulussalam,1,Sukabumi,1,SUKADANA,1,sulawesi selatan,3,SULTENG,3,sumatera utara,1,Sumbar,2,Sumut,9,Sunatmassal,1,Sungai Leubok Pusaka Aceh Utara Diduga Tercemar Limbah Proyek Vital,1,Surprise Kapolres Langkat Untuk Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Di HUT TNI Ke-75,1,Swap Test 90 Warga Kota Lhokseumawe oleh Team Gugus Tugas Covid-19,1,syamtalira bayu,1,Syariat Islam,5,T KHAIROL,10,TA Khalid Serahkan Satu Unit Traktor Kepada Kelompok Tani,1,Tagore Abu Bakar Angkat Bicara Terkait Diskriminasi Petani Kopi Dan Harga Anjlok,1,Tahun Anggaran 2020 Baitul Mal Aceh Utara Bangun 273 Rumah Fakir Miskin,1,Tak Penuhi Unsur,1,Takengon,1,Tampil Di Malam Literasi,1,tanah luas,2,TANGGAMUS,3,Tangis Pecah Pon Citra Dihadapan Haji Uma Saat Cerita Perjuangan Obati Kanker Otak Istrinya,1,Tantangan bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-Tokoh Bersinar Ini.Jakarta,1,Tapi Omongannya Membuat Hati Tenang,1,Tarawih,2,Tastafi,1,Tawuran,1,TEC Ajak Umat Kristiani Lawan Covid-19,1,TEC Gelar Rapat Pleno Diperluas.lampung selatan,1,TEC Kembali Gelar Reses Bersama Tokoh Masyarakat Lampung Selatan.,1,TEC Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga,1,Tegaskan Batuan Pemerintah Jangan Dijual,1,Temui Pimpinan umum Serambi Indonesia,1,Terima Kunjungan BPK RI Sumut,1,Terima Kunker Ketua DPD RI,1,Terjerat UU-ITE Ibu Dan Bayi Harus Di Bui,1,Terkait Anggaran Majlis Ta’lim,1,Terkait Banjir Bandang Tanah Longsor,1,Terkait Imigran Rohingya; Lembaga Kemanusiaan Eddie Foundation Quick Respon Salurkan Bantuan,1,Terkait Sengketa Tanah Kebun Karet,1,Terkait UMKM Wisata IKBAL Akan Ditutup,1,Ternyata Ini Motif Dari Pembacokan Ketua Aliansi Indonesia BPAN Aceh Utara Oleh Geuchik Pulo Kito,1,Terpecah Tiga Bagian,1,THR,2,Tidak ada KK dan KTP Penerima BLT-DD tahap satu Bu Sya'ah dilewatkan,1,Tidak Memperkaya Diri dan Kelompok,1,Tindakan PT. PLN Persero Aceh Tengah Menuai Protes Dari Keluarga Iliyes Kumer,1,Tingkatkan Kesiapan Prajurit Kodim 0106/Ateng Gelar Binsiap Apwil Puanter,1,Tingkatkan Kinerja Organisasi,1,Tinjau Prokes,1,Tipikor,1,TIPS,3,TMMD KE-105 TA 2019,1,TNI,2,TNI/Polri Gotong Royong Perbaiki Makam Cut Meutia di Aceh Utara,1,tokoh,1,Tokoh GAM Pase Desak Pemerintah dan Ulama Selesaikan Pro-Kontra MPTT,1,Tol Aceh,1,TPS,1,Treading Topic,2,TREDING TOPIC,1,TULANG BAWANG,29,TULANG BAWANG BARAT,21,Tuntut Kesempatan Kerja,1,UAS,1,UAS Kunjungi Rumah Sandiaga,1,uea,1,UISU,2,Ulama Aceh Minta Usut Tuntas Motif Penusukan Syekh Ali Jaber,1,UMKO,1,Ungkap Fakta Kontroversial Keputusan WALIKOTA Lhokseumawe Terkait Ruang Isolasi PINERE OTG Covid-19,1,Unsyiah,3,Untuk Masyarakat Lampanah,1,USM,2,Vaksin Covid-19 Sinovac Aman Tidak Ada Efek Samping,1,Valvan Tatyunis: Masyarakat Tidak Perlu Takut,1,Video Perajin Rapa'i Aceh Utara Viral Di Media Sosial,1,Viral...,1,Wabup Fauzi Yusuf Resmikan BUMG Maju Bersama,1,Wagub Rakor dengan Pelaku Wisata Bukit Lawang Dorong Kunjungan Wisata Bukit Lawang dan Tangkahan,1,Wagub Silaturahmi dengan Warga Bahorok,1,Wagub Ucapkan Selamat Atas Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Nararya pada Rahmat Shah,1,Wagubsu Apresiasi Peluncuran Buku dan Rumah Yatim,1,wali Nanggroe Aceh,1,Walikota Medan,1,wapres,1,Warga Menolak,1,Warga Meragukan Kinerja Gechik Krueng Baroe Blang Mee,1,Warga Nahdiyin Gelar Gema Muharam di Masjid Jamik Al Falah Titipapan,1,Warga Nisam Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Sebuah Sumur,1,Warga Nyaris Bentrok dengan SCURITY PT.ESN dan Oknum TNI,1,Wartawan Dilarang Meminta atau Menerima Imbalan dalam Bentuk Apapun,1,Wartawan Kecam Dan Desak TNI Di tarik dari lokasi Penampungan Rohingya,1,Wawancara Kursi Kosong,1,WAY KANAN,2,Webinar Aceh,1,wisata,2,x,1,yara,2,YARA Aceh Utara Somasi PIM.lhoksukon,1,YARA Buka Posko Pengaduan Konsumen Perbankan,1,YARA Desak Menteri ESDM Tarik SKK Migas Dari Aceh,1,YARA Desak Pemerintah Aceh dan DPRA Untuk Evaluasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah,1,Yara Langsa Desak Walikota Teliti Dugaan Kasus Perselingkuhan Kadis Kominfo Dengan Bawahanya,1,YARA minta Pemkab Nagan Raya tindak lanjuti rekomendasi temuan BPK,1,YARA Temukan Kejanggalan di Bangunan Monumen dan Museum Samudera Pasai,1,YARA Terima kuasa hukum khusus dari pasien yang diduga korban pelecehan seorang oknum dokter d,1,YARA Terima Pengaduan Masyarakat Geudumbak Aceh Utara Terkait Pemalsuan Tanda Tangan,1,Yogyakarta,1,YPAP,1,Zubir HT : WTP Belum Memberikan Dampak Untuk Rakyat.aceh utara,1,zulfiyanda,1,
ltr
item
BIDIK INDONESIA: CUT NYAK DHIEN PAHLAWAN ACEH YANG DITAKUTI BELANDA ( 1848 – 1908 )
CUT NYAK DHIEN PAHLAWAN ACEH YANG DITAKUTI BELANDA ( 1848 – 1908 )
https://1.bp.blogspot.com/-UySksytKR9g/YE8afCg_DXI/AAAAAAAACbQ/wiKKz3xiKS8s8KHCxwlxans-r6MItUe_QCLcBGAsYHQ/w610-h640/dhien_1.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-UySksytKR9g/YE8afCg_DXI/AAAAAAAACbQ/wiKKz3xiKS8s8KHCxwlxans-r6MItUe_QCLcBGAsYHQ/s72-w610-c-h640/dhien_1.jpg
BIDIK INDONESIA
https://www.bidikindonesia.com/2021/03/cut-nyak-dhien-wanita-pahlawan-aceh.html
https://www.bidikindonesia.com/
http://www.bidikindonesia.com/
http://www.bidikindonesia.com/2021/03/cut-nyak-dhien-wanita-pahlawan-aceh.html
true
1287952297879094571
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy