Empat Pendulang Emas Meninggal Tertimbun

GEUMPANG , Bidik Indonesia. com - Bupati Pidie, Roni Ahmad SE MM atau Abusyik, menyayangkan peristiwa yang merenggut empat nyawa dalam luba...


GEUMPANG
, Bidik Indonesia. com
- Bupati Pidie, Roni Ahmad SE MM atau Abusyik, menyayangkan peristiwa yang merenggut empat nyawa dalam lubang bekas galian tambang setelah tertimbun reruntuhan tanah longsor. Peristiwa itu terjadi saat keempat warga Gampong Mane, Kecamatan Mane mendulang emas secara tradisional di pegunungan Alue Empeuk Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Pidie, Sabtu (10/7/2021).

Keempat warga itu adalah Fauzi (40), dari Dusun Alue Reuling. Martunis, warga Dusun Kampung Baro. Hasbi (40) dan Alfian (20) warga Dusun Alue Breueh, Gampong Mane, Kecamatan Mane. 

Bupati Pidie Abusyik mengatakan "Saya sangat sedih dengan meninggalnya empat warga tertimbun longsor, mudah-mudahan mereka diampuni dosa," Makanya aktivitas tambang harus di stop sementara.

Penegasan stop tambang tradisional itu disampaikan Abusyik disela-sela membajak sawah di Dayah Baro (Kongkong, Kecamatan Delima, Senin (12/7/2021). Ia menyebutkan, masyarakat jangan melanjutkan mencari emas di pegunungan dengan melakukan tambang ilegal. Sebab, jika warga meninggal siapa yang bertanggung jawab.

Penambang emas ilegal tidak mengandalkan backing untuk memuluskan aktivitas tambang liar di pegunungan Geumpang dan sekitarnya. Menurutnya, penggunaan merkuri pada aktivitas tambang liar sangat membahayakan gampong dan kota yang letaknya bersisian dengan aliran sungai. Sebab, merkuri yang dibuang ke aliran sungai akan membahayakan. Air sungai terkontaminasi menjadi racun.

Oleh karena itu warga harus sadar, mari kita sama-sama melestarikan hutan untuk mewariskan ke anak cucu. Ia menambahkan, sebenarnya Pemkab Pidie telah jauh-jauh hari mengeluarkan imbauan melarang melakukan tambang emas ilegal. 

Larangan tersebut dengan menerbitkan imbauan yang ditandatangani Forkopimda Pidie.(Eri Iskandar)

COMMENTS

BLOGGER
News

Nama

"Ara Rasa Baru Terasa",1,( Pekalongan ).,1,( Sukadana ),1,(Pekalongan),1,*TEC Berikan Puluhan Ribu Masker dan Wastafel Portable Bagi Umat Hindu*,1,*YARA Aceh Utara Minta Polisi Selidiki Penggunaan Dana Covid-19*,1,1 Pelaku Penembakan Pos Pol Panton Reu Dibekuk,1,100 Gampong di Aceh Utara Lakukan Finalisasi APBG Tahun 2021,1,100 Kg Sabu Jaringan International Diamankan,1,14 Tahun menumpang,1,177 Pendamping PKH Aceh Utara Dapat Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,1,19.135 Orang Menerima Vaksin.,1,2 Masih Buron,1,20 KK Lagi Juga Terancam Longsor,1,200 Lapak Ludes,1,21 Orang Pelanggar Prokes Covid-19 Dilakukan Rapid dan Swap Test,1,21 Personel Satresnarkoba Lhokseumawe Dapat Penghargaan,1,22 Sidang Terpadu Itsbat Nikah sukses digelar Mahkamah Syar’iyah,1,26 coffee premium,1,30 Narapidana Lapas Kelas IIB Lhoksukon Diberikan Asimilasi Covid-19,1,34 KK Mengungsi Di Pintu Rime Gayo,1,39 Orang Perwira Jajaran Polres Aceh Tengah Tes Urine,1,4 DPO Menyerahkan Diri Dan Serahkan 4 Pucuk Senpi,1,4 Juta kepada Pedagang Kecil di Aceh,1,4 Mei 2020 menanggapi terkait pemberitaan media massa yang menyebutkan kas daerah Aceh Utara kosong,1,40 Gajah Liar Mengamuk,1,42.518 Masyaraka