-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    M Musibah Gara Gara Bawa Sabu Lebaran Meringkuk diJeruji Besi

    Jumat, 16 Juli 2021, 03.43 WIB Last Updated 2021-07-16T10:43:07Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Banda Aceh, Bidikindonesia.com. Begitu Pedih Kalau Lebaran Meringkuk Dijeruji Besi, Kisah ini Dirasakan Oleh M, Pasal Nya.

    Pada Hari Menjelang Idul Adha, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh berhasil mengamankan Narkotika  golongan I jenis Metamphetamine/sabu sebanyak 30 Pacs dengan berat Bruto 31.400 (Tiga Puluh satu ribu empat ratus) Gram, dari seorang Pria di Aceh yang berinisial (M) yang diduga menjadi kurir sabu dengan upah Rp. 10 Juta. 

    Tersangka M menjemput sabu atas suruhan bandar berinisial W yang sudah kita tetapkan sebagai DPO," kata Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Heru Pranoto kepada wartawan, Jumat (16/7/2021). 

    Penangkapan M tersebut bermula dari informasi yang sudah diketahui BNNP Aceh dan Direktorat Narkotika Polda Aceh terkait akan adanya penyelundupan narkoba dari Malaysia, Rabu (30/6). Setelah dilakukan penyelidikan sabu tersebut diketahui dibawa melalui jalur laut ke Krueng Raya, Aceh. 

    Menurut Heru, sabu yang dikendalikan jarigan W itu bakal dibawa ke rumahnya di Lhokseumawe. Setelah dilakukan pengintaian, tim gabungan mengetahui sabu itu akan dijemput oleh M di kawasan Krueng Raya. 

    Tidak berapa lama berselang, Tim gabungan mencurigai satu unit mobil Mobil Toyota Hilux yang melintas dari arah Krueng Raya menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi. Mobil itu mengangkut dua karung barang. 

    "Petugas kemudian melakukan pengejaran dan mobil diberhentikan. Setelah diperiksa, karung itu ternyata berisi 30 bungkus sabu," jelas Heru. 

    Dalam pemeriksaan, M mengaku mengambil sabu tersebut dari pria yang tidak dikenalinya. Dia mengaku menjemput barang haram tersebut atas suruhan W. 

    "Dia mengaku mendapat upah Rp 10 juta, yang akan dibayar setelah sabu tersebut diterima W," ujar Heru. 

    Sehari berselang, jelas Heru, BNNP mencari W di rumahnya di Lhokseumawe. Namun petugas gagal menangkapnya karena rumah sudah dalam keadaan kosong. 

    Dalam Konferensi Pers tersebut Ungkap Heru, "Sejatinya keseluruhan sabu itu diantar ke rumah W dan kemudian W mengirim sabu ke Jakarta," 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +