-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wali Kota Ajak Perbankan dan Asuransi Belanja di Al-Mahirah

    Selasa, 03 Agustus 2021, 06.19 WIB Last Updated 2021-08-04T13:20:13Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     

    Agar Masyarakat Bisa Menabung Hidupkan Ekonomi Rakyat

    Banda Aceh, Bidikindonesia.Com – Pasca direlokasi dari Pasar Peunayong, Pasar Al-Mahirah yang terletak di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, telah menjelma menjadi sentra baru perekonomian Kota Banda Aceh.

    Saban hari, ativitas jual-beli di pasar terpadu dan modern milik Pemko Banda Aceh itu, sudah ramai mulai dari sebelum Subuh hingga bakda Isya. Kelengkapan dan perputaran barang yang tinggi, menjadi poin plus pasar yang berdiri di atas lahan seluas dua hektar tersebut.

    Awal-awal pasar itu beroperasi, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menggagas gerakan belanja bareng. Ia mewajibkan jajaran pemerintahannya untuk ‘meramaikan’ Pasar Al-Mahirah. “Alhamdulillah gerakan ini mampu menstimulus masyarakat untuk berbondong-bondong ke mahirah,” katanya, Selasa 3 Agustus 2021 di balai kota.

    Di samping itu, wali kota pun terus mendorong semua pihak untuk berbelanja di Pasar Al-Mahirah. “Saya juga mengajak pimpinan perbankan, asuransi, dan lembaga jeuangan lainnya yang beroperasi di Banda Aceh untuk mengarahkan pegawainya berbelanja di mahirah.”

    Menurut mantan Dirut Bank Aceh ini, kehadiran unsur lembaga keuangan akan memberi manfaat ganda. “Pihak perbankan misalnya bisa ikut mengedukasi masyarakat, khususnya warga pasar agar bisa menabung sebagai bagian dari upaya menghidupkan ekonomi rakyat. Sekaligus mensosialisasikan ekonomi syariah yang sudah berjalan di Aceh,” kata Aminullah.

    Hal lainnya, ia mengharapkan lembaga keuangan untuk membuka ‘keran’ akses pembiayaan modal seluas-luasnya bagi pedagang di sana. “Ini wujud konret dukungan lembaga keuangan, dan memang harus dilaksanakan dalam penguatan dan mendorong pertumbuhan UMKM di Banda Aceh.”

    Masih menurut Aminullah, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, UMKM di Ibukota Provinsi Aceh meningkat tajam hingga 92 persen. “Dari 2017 dengan jumlah 8.500 unit usaha, kini di 2021 jumlahnya sudah 16.300 lebih. UMKM telah menjadi roda penggerak perekonomian kota, walau di tengah pandemi sekalipun, dan untuk itu harus kita dukung bersama,” ujarnya. [Pemkot Banda Aceh]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +