-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Petugas Jasaharja Bener Meriah Survey Dan Berikan Santunan Kepada Ahli Waris Korban Laka Lantas.

    Andi Masta
    Senin, 06 September 2021, 22.06 WIB Last Updated 2021-09-07T05:06:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Bener Meriah | BidikIndonesia.Com, Petugas jasa harja kabupaten bener meriah Firdaus didampingi Waka Polsek Timang Gajah ,IPDA Saifuddin,melakukan survey  kepada ahli waris korban kecelakaan laka lantas dan memberikan santunan kepada  istri sah korban yang bernama Anita Silvia 29 Tahun.

    Firdaus saat di temui Media diruang kerjanya mengatakan,
    "melakukan survey dan memberikan santunan kepada ahli waris keluarga korban tersebut", jelasnya kepada media pada senin 06 september 2021 kemarin.

    Iya juga mengatakan, "saya turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga korban diterima di tempat terbaik disisinya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan", ujarnya.

    "Laka lantas antara truck trado BK 9599 BE kontra sepmor tanpa nopol yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia di tempat sekitar pukul 23.00 atas nama SY,37 Pekerjaan petani atau pekebun di Desa Lampahan Timur Kecamatan Timang Gajah kabupaten Bener Meriah 31 agustus 2021 yang lalu", jelasnya lagi.

    Survey kepada ahli waris, melalui petugas Jasa raharja khususnya di kabupaten bener meriah bertujuan melihat langsung keluarga korban juga sekaligus bersosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

    "Karena dengan membayar pajak kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat secara  langsung kita membantu kepada setiap korban laka lantas", tambahnya.

    Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 Tahun 2017, seluruh ahli waris dari korban meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp 50.000.000

    "Jasa harja memastikan seluruh korban dijamin Jasa Raharja sesuai UU No 34 dan PMK No 16 Tahun 2017 dengan nilai santunan untuk meninggal dunia Rp.50 juta sedangkan untuk luka-luka biaya perawatan maksimal Rp.20 juta", tutupnya.(Masta/Lubis BM).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +