-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    YLBH-Iskandar Muda Aceh Apresiasikan Polres Aceh Timur Atas Terbongkarnya Sindikat Narkoba Aceh - Bali

    Andi Masta
    Jumat, 17 September 2021, 22.41 WIB Last Updated 2021-09-18T05:41:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Aceh Timur I BidikIndonesia.Com, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH-Iskandar Muda Aceh) memberikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Timur dan Jajarannya, atas keberhasilan, menggulung sindikat Narkoba Aceh -Bali.

    Demikian yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH-Iskandar Muda Aceh)-Aceh Timur, Riza Rahmad, A.Ma, S.Pd.I, SH kepada media awak, Sabtu (18/9/2021).

    "Sangat kami apresiasi kepada Kapolres Aceh Timur dengan cepat mengungkap pengedar sabu-sabu hingga ke Denpasar provinsi Bali", ujarnya Riza Rahmad.

    "Dalam hal ini kita dari YLBH-Iskandar Muda perwakilan Aceh Timur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Aceh Timur beserta jajaran", ujarnya lagi Riza Rahmad.

    Seperti kita ketahui sebelumnya Tim opsnal Satresnaroba Polres  Aceh Timur berhasil mengungkap seorang penyandang disabilitas yang mengedarkan sabu-sabu hingga ke Denpasar provinsi Bali dan enam pelaku tindak pidana lainnya.

    Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K. pada saa Konferensi Pers yang berlangsung di halaman kantor Satresnarkoba Polres Aceh Timur, Jumat, (17/09/2021) siang, kepada Wartawan menyebutkan tim yang bekerja keras berhasil menangkap sindikat Narkotika atas bantuan informasi dari masyarakat di lapangan.

    Mereka di tangkap di sejumlah lokasi di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

    Selain berhasil meringkus ke tujuh pelaku tim juga mengamankan barang bukti sabu-sabu 4 (empat) kilogram dan ganja 9 (sembilan) kilogram", jelasnya Kapolres, yang baru saja menduduki jabatan nya di Aceh Timur.

    Lebih lanjut AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat menerangkan, "Adapun ketujuhnya berinsial, ZA (39) warga Madat Kabupaten Aceh Timur, HE (37), ARS (18) warga Banda Alam, Aceh Timur, ZZ (24) warga Aceh Tamiang, AL (53) warga Nagan Raya dan WI (21) warga Pante Bidari, Aceh Timur", terangnya kapolres.

    “Sedangkan penyandang disabilitas tersebut berinsial MU (21) warga Madat, Aceh Timur", terangnya lagi AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat.

    Menurut Kapolres pengungkapan para pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika tersebut berawal dari laporan masyarakat.

    MU penyandang disabilitas bersama rekannya WI ditangkap pada Rabu (18/08/2021) sekitar pukul 13.00 WIB saat MU bersama WI melintas di jalan Medan – Banda Aceh tepatnya di Simpang Ulim, Aceh Timur dengan mengendarai sepeda motor CB150 R membawa dua kilogram sabu-sabu.

    Selanjutnya HE dan ARS ditangkap Senin (30/08/2021) sekira pukul 23.30 WIB di Jalan Medan Banda Aceh Desa Gampong Keude Kecamatan Darul Aman Aceh Timur. Saat itu mereka membawa sabu -sabu satu kilogram.

    Lalu, ZA ditangkap pada Selasa (14/09/2021) sekira pukul 14.00 WIB saat melintas di Desa Seunebok Dalam Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur mengunakan mobil Avanza BK 1330 OF.

    “Bersama tersangka ikut diamankan barang bukti satu bungkus narkoba berisi satu kilogram sabu. Satu unit mobil Avanza Veloz BK 1330 OF, dan satu unit telepon genggam merek Nokia", pungkas AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat.

    Selanjutnya, "ZZ dan AA ditangkap Kamis (16/09/2021) sekira pukul 15.00 WIB di Desa Kuta Lawah, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh, sekira pukul 15.00 WIB. Barang bukti yang disita yakni karung berisi 9 kilogram ganja, dan dua unit handphone (HP)", tutupnya.(masta)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +