-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Mantan Wakil Gubernur DKI Berharap Santri di Aceh Melek Digital Bangun Sektor Wisata

    Kamis, 21 Oktober 2021, 02.29 WIB Last Updated 2021-10-21T11:34:36Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Banda Aceh, Bidik Indonesia.COM | Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengharapkan santri di Aceh terus berkontribusi membangun daerah. Salah satunya dengan cara menguasai dunia digital.

    Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, dengan menguasai dunia digitali, santri mampu membangun daerah masing-masing, terutama di sektor wisata, yang saat ini sedang digalakkan pemerintah.

    “Harus muncul, seperti membangun channel youtube sendiri,” katanya saat berkunjung ke Yayasan Dayah Tahfid Quran Darul Aman di Desa Lampuuk, Kecataman Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu 20 Oktober 2021.

    Kehadiran Sandiaga juga dalam rangka silaturrahmi dan mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia berharap, satri kedepan mengusai kecanggihan teknologi saat ini. “Santri harus kreatif dalam dunia digitalisme,” kata dia.

    Menurut Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) Pemuda Muslim Indonesia-Aceh, Rahmad Wahyudi, kedatangan Sandiaga ke Dayah Tahfid Quran Darul Aman diundang lansung Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Muslim Indonesia Provinsi Aceh.

    Rahmad menuturkan, Ketua Umum Pemuda Muslim Indonesia Ervan Taufiq senang dan mengatakan kahadiran Menpekraf di Tanah Rencong kali ini menjadi suatu kebanggaan, apalagi dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad.

    “Selaku unsur pimpinan pusat Syarikat Islam. Harapannya, Pak Mentri Sandiaga mendukung program Pemuda Muslim Aceh dalam mengembangkan dakwah tauhid dan bisnis di bumi Aceh,” tuturnya.

    Taufiq juga mengapresiasi manajemen Tahfiz Pesantren Darul Aman dan PW Pemuda Muslim Aceh, yang bergerak cepat menyambut kedatangan Sandiaga Uno, sesuai arahan pengurus pusat.

    Rahmad Wahyudi mengatakan saat ini Syarikat Islam belum memiliki masjid sebagai pusat dakwah. Besar harapan, Syarikat Islam memiliki masjid, sekolah, dan kampus, terutama sekolah yang berhubungan dengan Islam dan bisnis,” ungkapnya.

    Pemuda Muslim Indonesia juga berharap bisa berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh. “Semoga ke depan, semua yang dicita-citakan akan terwujud,” ucapnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +