-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Warga Alur Patong Keluhkan Debu Akibat PuluhanTruck Pengangkut Batu

     Eri Iskandar Hp : 0823 7083 7953
    Senin, 18 Oktober 2021, 23.50 WIB Last Updated 2021-10-21T03:40:31Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Aceh Timur
    , BidikIndonesia.com
    ---
    Masyarakat warga sepanjang jalan Bukit Johan, Desa Bandar Baro, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur mengeluhkan kondisi jalan yang berdebu akibat dilalui puluhan truck pengangkut batu-batuan.

    Adapun laporan, warga meminta pengusaha tambang berinisial (Wnd) alias rajawali supaya melakukan penyiraman jalan agar truck tidak menimbulkan debu. Selasa (19/10/2021).

    Informasi yang diterima media ini, Warga mengaku, lalu lalang truk mengakibatkan debu menempel ke rumah mereka. Bahkan pemilik warung di pinggir jalan juga mengaku tak luput dari terpaan debu.

    “ Tidak hanya merugikan usaha, debu dari truk pengangkut batu ini juga menganggu kesehatan. Anak-anak banyak yang batuk dan mata iritasi, sesak nafas karena terkena debu,” kata seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.

    Warga dipersimpangan alur patung hanya menuntut pengelola atau pengusaha galian C untuk melakukan penyiraman sepanjang jalan sepanjang 12 Kilo Meter dari simpang alur patung Duson Bukit Johan sampai simpang empat Kuta Binje julok rayeuk Medan-Banda Aceh sedangkan menuju ke Desa Alor Patong sejauh 6 kilometer agar debu tidak berterbangan kemana-mana.

    Warga tidak mempermasalahkan truk yang melintas, asalkan tidak ugal-ugalan dan jalan harus disiram agar tidak berdebu di musim kemarau.

    “ masyarakat warga di sepanjang Jalan Alor Patung melaporkan tidak anti pembangunan, tidak mempermasalahkan truk lalu lalang, tapi harus ikut memperhatikan lingkungan warga setempat. Sopir truk jangan ugal-ugalan dan yang diinginkan warga segera melakukan penyiraman rutin agar jalan tidak berdebu,” ucap, warga lainnya.

    Geuchik Gampong Bandar Baro, Tgk Rusli saat dikonfirmasi awak media mengatakan, Dulu ada penyiraman tapi beberapa bulan belakangan ini tidak lagi dilakukan sama sekali bahkan uang Iuran disetor ke kas Desa pun tidak jelas sebesar Rp 1 juta rupiah/ bulan. Selama 2 tahun x 1.000.000= 24 juta.

    “Jika tetap tidak ada upaya penyiraman jalan, dan membayar ke kas Desa kami selaku warga masyarakat Bukit Johan Desa, Alor Patong akan menutup jalan Alor Patung agar tidak dilalui lagi truk pengangkut batu”, tutupnya.[]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +