-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    PMII Lampura Desak APH Usut Pelanggaran Prokes Covid-19 Disdag

    Rabu, 23 Februari 2022, 01.14 WIB Last Updated 2022-02-23T09:14:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Lampura, BIN,-
    Kelangkaan minyak goreng terjadi hampir disetiap daerah di Lampung seperti hal nya di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), yang semakin menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan pokok. 


    Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mengelar operasi pasar di tiga lokasi berbeda.


    Ketiga lokasi itu bertempat di Kantor Disdag, Pasar Dekon dan Pasar Central. Atas Langkah-langkah Pemkab Lampura tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Lampura memberikan apresiasi terhadap Disdag setempat, meskipun berujung ricuh dan tidak menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 ketat.


    "Namun sangat disayangkan kinerja Pemkab Lampura dalam hal menentukan kebijakan dengan memberikan subsidi minyak tidak memenuhi syarat Prokes dan ketentuan Covid-19 yang ada, karena dalam proses kegiatan tersebut terjadi kerumunan masa," ujar Viki selaku Ketua I mewakili Afat Ketua Umum PMII Lampura.


    Masih kata Viki, atas dugaan pelanggaran yang dilakukan Disdag Lampura maka menurut PMII Lampura mereka dapat terjerat Pidana. 


    Oleh sebab itu, PMII Lampura meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dapat menindaklanjuti serta mengusut tuntas dugaan pelanggaran perihal tersebut. 


    "Pemerintah Kabupaten Lampura melalui Dinas Perdagangan sebaiknya merumuskan lebih rinci dampak serta resiko apabila akan melakukan sebuah kebijakan. Jangan sampai, karena masyarakat membutuhkan minyak, kemudian tidak memperhatikan resiko kesehatan yang akan terjadi. Mengenai sanksi pelanggaran kerumunan massa di tengah massa pandemi juga diatur dalam undang-undang, dengan ancaman pidana," ungkap Viki.


    Masyarakat juga harus cerdas dan sigap dalam melakukan aktivitas keseharian, gencatan omicron serta covid-19 belum berakhir. 


    "Harapannya kejadian seperti kemarin tidak terulang kembali. Disdag harus memaksimalkan fungsi Satgasus Covid-19 Kabupaten Lampura agar lebih tegas, dan melakukan upaya-upaya agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 serta paparan Omicron di kalangan masyarakat sekitar," pungkasnya (Reky)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +