-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Anggota DPRD Pelalawan Carles Minta Bupati Evaluasi Perizinan PT VAL

    Sabtu, 26 Maret 2022, 23.41 WIB Last Updated 2022-03-27T06:41:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     PELALAWAN BIDIKINDONESIA.COM– Anggota DPRD Pelalawan dari fraksi PDIP, Carles mengaku kecewa terhadap pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Vintorindo Alam Lestari (PT. VAL) take over dari PT. Langgam inti Hibrindo (PT. LIH) yang beroperasi di desa Kemang kecamatan Pangkalan Kuras tersebut di nilai tidak mendukung program pemerintah daerah dalam memberdayakan tenaga kerja lokal guna mengentaskan kemiskinan.



    Dirinya mengaku menerima aduan dari masyarakat setempat yang di berhentikan secara sepihak oleh pihak manajemen PT VAL tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

    Dirinya mengaku menerima aduan dari masyarakat setempat yang di berhentikan secara sepihak oleh pihak manajemen PT VAL tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.


    ” Ada nya laporan warga Kemang, yang dulunya bekerja di perusahaan PT LIH, namun setelah PT LIH di take over dengan PT.VAL unit Langgam di mulai Maret 2022, mereka tidak di pekerjakan lagi, padahal mereka siap bekerja, namun perusahaan tidak ada memberikan respon bahwa mereka di pekerjakan lagi, bahkan karyawan yang masih menempati mes sudah di Surati agar segera mengosongkan. Tentunya dari cara ini kita menyayangkan sikap perusahaan baru tersebut (PT. VAL), kita menilai perusahaan tersebut tidak mendukung program bupati Pelalawan dalam membuka peluang kerja, seharunya pemuda/i yang belum bekerja bisa di pekerjakan bukan yang sudah bekerja di berhentikan,” kata Carles, S. Sos dengan nada kesal.

    Ia mengungkapkan perusahaan yang telah mengeruk jutaan dolar di bumi Melayu tersebut tidak sepantasnya bersikap demikian. Ia mengatakan pemerintah daerah menekankan pemberdayaan masyarakat setempat guna pengentasan kemiskinan.


    ” Dengan sikap pimpinan perusahaan tersebut, kita minta bupati Pelalawan untuk mengevaluasi kembali izin perusahaan PT VAL, termasuk dengan meninjau kembali AMDAL kebun maupun AMDAL PMKS, karena PMKS mereka sangat berdekatan dengan pemukiman masyarakat,” tambahnya.Anggota BPD desa Kemang, Darwis membenarkan dan kecewa terhadap pimpinan perusahaan PT. VAL yang dinilai tidak memiliki tatakrama.


    ” Seharusnya dengan ada nya pergantian, perusahaan menginfokan ke masyarkat dan bersilaturahmi dengan beberapa tokoh masyarkat yang ada di desa Kemang, kita berharap siapapun yang berinvestasi di wilayah Kemang ini bisa memberikan kontribusi yang jelas terhadap masyarkat yang langsung bersentuhan dengan perusahaan tersebut,” kata Darwis menjelaskan, Sabtu (26/3/2022).


    Sumber:persada Riau.

    Penulis: flafian.




    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +