-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dewan pengurus cabang SBSI 1992 mengedukasi Buruh disektor Pelalawan provinsi Riau

    Sabtu, 05 Maret 2022, 04.26 WIB Last Updated 2022-03-05T12:30:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     Pelalawan.Bidikindonesia.com-Ketua dewan pengurus cabang (DPC) SBSI 1992 kabupaten Pelalawan, provinsi Riau, Berkunjung ke sektor Pelalawan.



    Ketua dewan pengurus cabang(DPC) 1992 bapak EFRAI WARUWU kabupaten Pelalawan provinsi Riau besarta jajaran pengurus DPC bapak filisona Zai selaku ketua pendidikan dan pelatihan. pada tanggal 15/02/2022 jam 15 wib sampai dengan selesai, DPC datang untuk bersilaturahmi di PT.APR, kabupaten Pelalawan provinsi Riau.



    Kedatangan ketua dewan pengurus (DPC) beserta jajaran pengurus dpc disambut baik oleh pengurus komisariat, dan dihadiri oleh beserta anggota komisariat.



     Dalam rangka, memberikan edukasi dan pemahaman,kepada pengurus komisariat SBSI 1992(pk),dan anggota yang sudah bergabung di dalam SBSI 1992 di Sektor Pelalawan.



    Ia memaparkan bahwa pentingnya serikat buruh didalam perusahaan guna untuk membela dan memperjuangkan hak hak normatif buruh didalam perusahaan dan juga mencegah adanya intimidasi bagi pekerja atau buruh didalam perusahaan.


    Namun untuk mencapai semua itu perlu kegigihan, kekompakan, kefektifan solid dan solidaritas dalam menjalankan tupoksinya masing sebagai pengurus komisariat SBSI 1992. Serikat pekerja/serikat buruh ibarat kan sapu lidi,lidi jika hanya satu biji tidak bisa di jadikan sapu,maka seperti itu lah ibarat nya serikat ini harus bersatu,kompak dan satu pemikiran. 


    "Tapi perlu juga kita pahami apa itu serikat pekerja/serikat buruh dan sampai mana kewenangan serikat didalam perusahaan dimana sipekerja bekerja, serikat adalah pembela hak hak normatif buruh,apa bila sipengusaha melakukan penyelewengan terhadap hak hak buruh.



    Maka serikat pekerja/serikat buruh hadir dalam memperjuangkan hak hak buruh, untuk memperjuangkan hak-hak tersebut kita harus memiliki data dan bukti kuat untuk melakukan mediasi kepada yang hidup Buruh*** tutunya.


    Reporter: Flafian.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +