-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Miris, Lembu Bantuan di Aceh Timur Diduga Disembunyikan Dari Kelompok Penerima Bantuan?

    Andi Masta
    Jumat, 25 Maret 2022, 05.12 WIB Last Updated 2022-03-25T12:12:10Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Aceh Timur | Bidikindonesia.Com, Hal mengejutkan dari penelusuran tim investigasi yang terdiri dari awak media dan LSM di Aceh Timur,  hari berikutnya, terkait keberadaan beberapa titik penempatan lokasi sapi bantuan di Aceh Timur, baik dari Pokir maupun aspirasi DPR RI, diduga mulanya rarta - rata turunnya lembu - lembu bantuan tersebut ke desa penerima, diduga tidak diketahui oleh masing - masing anggota kelompok penerima.


    Setiap anggota kelompok yang ditanyai tim investigasi mengaku sebelumnya mereka tidak tahu dan tidak diberi tahu, bahwa lembu - lembu bantuan tersebut diperuntukkan bagi kelompok mereka, bahkan diduga informasi mengenai bantuan tersebut pun terkesan ditutup - tutupi dari para anggota kelompok.


    "Mulanya kami tidak diberitahu, baru kemudian kami cari tahu dan sempat heboh, barulah diakui kalau itu lembu bantuan untuk kelompok kami, itu pun kami tidak tahu rincian dan pembagiannya," kata AZ salah seorang anggota kelompok di sebuah desa di Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Jumat, 25 Maret 2022.


    AZ menambahkan, mulanya informasi mengenai lembu - lembu bantuan itu sempat ditutup - tutupi dari anggota kelompok dan terkesan simpang siur.


    "Mulanya dibilang itu lembu didapat entah darimana, kemudian setelah kami ungkap baru diakui dari Pokir dewan, kami juga enggak tahu itu anggarannya berapa, buat kandangnya berapa dan bagaimana hak - hak kelompok, setahu kami saat ini sebagian yang dibagi, sebagian lagi kami gak ngerti," ungkap AZ lagi.


    AZ berharap keberadaan dan informasi mengenai lembu bantuan untuk kelompoknya itu diungkap sejelas mungkin, sehingga dapat dipahami oleh masing - masing anggota kelompok di desanya.


    Hal serupa juga dialami oleh para anggota kelompok peternak di desa Keude Dua, Kecamatan Darul Ikhsan, Aceh Timur. Emak - emak yang menjadi anggota kelompok ini kompak mengaku bahwa mulanya mereka tidak mengetahui, jika lembu bantuan aspirasi anggota DPR RI asal Aceh itu untuk kelompoknya. Mereka mengaku baru mengetahuinya setelah mencuat pemberitaan terkait kisruh sapi bantuan di Keude Dua tersebut yang raib dari kandangnya.


    " Ya sebelumnya kami enggak tahu, tapi pas sudah heboh baru dikasih tahu kalau itu bantuan sapi untuk kelompok kami, tapi kami gak dikasih tahu soal rinciannya, dan sekarang pun lembu - lembu itu entah kemana," ungkap salah seorang dari mereka yang tidak ingin disebutkan namanya itu.


    Sementara itu, tim investigasi juga sempat menelusuri informasi keberadaan bantuan lembu untuk kelompok peternak di Gampong Tanjong, Idi Rayeuk, kejadian serupa juga ditemukan di sana. Namun tim investigasi juga sempat mempertanyakannya kepada ketua dan anggota kelompok tersebut, namun letak pasti keberadaan lembu bantuan di desa itu juga hingga kini diduga penuh misteri.


    " Yang saya tahu tidak ada lagi di Gampong Tanjong bang, enggak tahu entah kemana, saya dengar di Peunaron", ungkap salah satu anggota kelompok peternak di Gampong Tanjong yang minta dirahasiakan identitasnya itu, sembari berharap hal itu diungkap.


    Sementara ketua kelompok yang sempat dikonfirmasi menyampaikan beberapa hal mengenai lembu bantu bagi kelompoknya tersebut.


    " Itu bantuan dari pokir bang,

    Pokir keluar sesuai dengan spec, 15 ekor, data enggak ada sama saya", singkatnya, namun tidak menyertai informasi keberadaan lembu bantuan tersebut.


    Di daerah Julok, Aceh Timur, tim investigasi juga mendapat selintingan informasi mengenai adanya lembu bantuan untuk kelompok peternak di sana, namun lagi - lagi informasi serupa disampaikan oleh salah satu anggota kelompok di daerah Indera Makmu tersebut.


    " Kami enggak dapat, enggak dikasih tahu, diduga yang dapat justru yang bukan anggota kelompok, istilahnya beli dari kelompok, kami ingin ini diusut tuntas", ungkap RA, sekretaris kelompok yang mengaku saat ini dia sudah dikeluarkan dari kelompok peternak tersebut karena alasan yang belum diketahuinya.


    Adapun beberapa ketua kelompok lainnya belum dapat dikonfirmasi, dikarenakan belum dapat ditemui dan tidak menggunakan telepon seluler, bahkan ada pula yang belum mengangkat teleponnya saat dikonfirmasi.


    Sebagaimana diketahui, para anggota kelompok itu, kini sedang berusaha berkumpul untuk mendapat kepastian soal keberadaan lembu - lembu bantuan bagi kelompok mereka masing - masing. Mereka juga berencana segera melakukan upaya - upaya yang diperlukan untuk itu.(masta)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +