-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sitompul Wartawan Penuhi Undangan Polres Aceh Utara Atas Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik

    Andi Masta
    Jumat, 04 Maret 2022, 05.17 WIB Last Updated 2022-03-04T13:17:19Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Aceh Utara I Bidikindonesia.Com, Mulyadi alias Tompul salah seorang Wartawan media online dilaporkan ke Polres Aceh Utara diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap ketua PWI Aceh Utara Sayuti.


    Hari ini Sitompul memenuhi undangan klarifikasi tanggal 24 Februari 2022 Tentang Dugaan Perkara Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik.


    Dia diduga melanggar pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


    Sampai disana dia langsung masuk ke ruang Unit IV Tipidter Sat Reskrim Polres Aceh Utara.


    Seperti dilihat media bidikindonesia.com ia didampingi oleh Tim LIMA (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh) yang ketua Tim,  H. A Muthallib, Ibr, SE,.SH,.M.Si,.M.Kn Zaid Al Adawi,SH, Rizal Saputra,SH, Syauqad, SH dan Zulkifl.


    Kami datang untuk mewakili atas nama pemberi kuasa sebagai terlapor bernama Mulyadi Alias Tompul, guna mendampingi dalam penyelesaian perkara di Polres Aceh Utara.


    Sedikitnya ada 14 pertanyaan yang disodorkan oleh penyidik kepada klien kami," ujar Rizal Saputra, SH kepada media ini Jumat ( 4/3/2022).


    Lanjur Rizal, "klien kami yang berprofesi sebagai Wartawan tidak pernah menyebarkan berita melalui media sosial atau grup whatsapp", ujarnya. 


    "Dalam kasus ini Pelapor  sudah salah orang yang ianya laporkan", pungkas Rizal.


    Kita tetap hormati hukum, klien kami begitu dipanggil langsung datang, dan sangat menghormati hukum sebagai Warga Negara yamg baik.


    "Kalau benar kasus ini harus di proses hukum ya kita hormati hukum karena Negara kita  adalah Negara Hukum, yang jelas klien kami tidak pernah menyebarkan berita bohong, kalau memang kasus  ini harus masuk jalur hukum nanti kita buktikan di Pengadilan, tutupnya.(masta)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +