-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pedagang Pasar Ramadhan Tubaba Ditarik Sewa, Hendarwan : Tunggu Waktunya

    Rabu, 06 April 2022, 02.19 WIB Last Updated 2022-04-06T09:25:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Tubaba, Bidik Indonesia
    - Penarikan uang sejumlah Rp150. 000 setiap lapak di pasar ramadhan Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang dilakukan oleh pengelola pasar tersebut ditanggapi Hendarwan, selaku Kepala Tiyuh setempat. 


    Menurut Hendarwan, sebelumnya pasar ramadhan dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tiyuh, namun saat ini pengoperasiannya telah diambil alih oleh pengelola pasar modern Pulung Kencana. 


    "Tahun sebelumnya memang dikelola oleh LPM Tiyuh. Jadi mereka menyewa beberapa unit tarup atau tenda, lalu tarup itu dibayar patungan oleh para pedagang. Tahun lalu kita menyewa 10 unit tarub, jadi seluruh pedagang patungan Rp. 40.000 untuk bayar tarup tersebut," Ujar Hendarwan saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya pada Rabu, 06 April, 2022.


    Hendarwan menegaskan saat dikelola LPM Tiyuh tidak ada tarikan sewa lapak pasar ramadhan, alias geratis. Karena menurutnya, penarikan sewa lapak dapat membebani para pedagang kecil. 


    "Oy gak ada sewa, lapak itu milik tuhan, tidak bisa itu sewa lapak segala macam. Kalau yang bisa narik itukan karena kita menyiapkan tarupnya, meja dan peralatan, kalau lapak tidak ada," Tegasnya. 


    Bahkan, Hendarwan menyebut legalitas kepemilikan pasar modern tersebut hingga kini belum jelas, apakah masih aset Tiyuh Pulung Kencana atau sudah aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba. 


    "Saya tidak mengerti ya pasar ini punya siapa, apa punya oknum tertentu, saya belum bisa menjawab kalau itu, tunggu saja waktunya. Kita pakai aturan saja, semua itu ada aturan," Tandas Hendarwan. 


    Sebelumnya diberitakan, Pengelola pasar melakukan penarikan uang sewa setiap lapak hingga Rp150.000. Namun dari tarikan tersebut pedagang berharap adanya fasilitas yang memadai. 


    Disisi lain didalam bangunan pasar modern tersebut juga telah tersedia lokasi khusus kuliner, namun pasar ramadhan justru digelar di halaman parkir, sehingga disinyalir akal-akalan ini menjadi alasan pengelola pasar melakukan penarikan kepada pedagang.(Reky/*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +