-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kapolres Aceh Tamiang ikut Monitor pementaan Pilar Batas Utama antara Sumut dan Aceh Tamiang

    Kamis, 26 Mei 2022, 01.52 WIB Last Updated 2022-05-26T08:52:36Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     

    Aceh Tamiang-bidikindonesia.com


    Melalui Kasi Humas Fell Rilis ,Polres Aceh Tamiang,Kapolres Aceh Tamiang Menghadiri Pemasangan, pengukuran,pemetaan pilar batas utama (PBU) antara batas Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh) dengan Kabupaten Langkat (Sumut)


    Polres Aceh Tamiang melalui satintelkam yang dibantu Polsek Simpang kiri telah melakukan monitoring kegiatan pelacakan dan penentuan titik/garis batas serta fasilitas pengawas pelacakan, pemasangan pengukuran, pemetaan Pilar Batas Utama (PBU) antara batas kabupaten Aceh Tamiang dengan Kabupaten Langkat , Rabu (25/05/2022). 


    Kegiatan pemasangan PBU ini sesuai dengan Permendagri nomor 28 tahun 2020 tentang batas daerah kabupaten Aceh Tamiang dengan kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara, pemasangan pilar tanda batas sementara tersebut langsung dilakukan oleh perwakilan Kemendagri Republik Indonesia beserta Pemerintah Provinsi Aceh dan perwakilan pemerintah kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan berita acara nomor 01/BAD I/V/2022 dititik 63A lintang 3°57’14,57′ LU bujur 98°1’22,58’BT serta dilanjutkan dengan penandatangan berita acara pelacakan verifikasi lapangan dan pemasangan pilar dengan nomor 01/BAD-I/V/2022.



     

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari permasalahan batas wilayah antara kabupaten Aceh Tamiang provinsi Aceh dengan kabupaten langkat provinsi Sumatera Utara. Direncanakan pemerintah provinsi Aceh dan kabupaten Aceh Tamiang akan memasang Pilar Batas Utama (PBU) sebanyak 37 titik dengan pembagian untuk pemerintah provinsi Aceh akan memasang titik pilar ganjil, sementara pemrov Sumut Memiliki wewenang pemasangan pilar genap





    Tampak hadir pada kegiatan tersebut antara lain : direktur toponimi dan batas daerah kementerian dalam negeri Sugiarto.SE.M.Si, kasubdit batas antar daerah Ditjen Kemendagri Drs.Wardani.M.AP, Analis Kebijakan Ditjen Kemendagri Aris Ropendi.S.IP, Ketua DPRA Provinsi Aceh yang diwakili Oleh Anggota DPRA Nora idah Nita.SE, Asisten I Pemerintah Aceh bidang pemerintahan dan keistimewaan Aceh M.Jafar, kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh Drs.Syakir.M.Si, Katopden Iskandar Muda Kolonel Ctp Agus Mulyanto.S.Si, Kapolres Aceh Tamiang AKBP.Imam Asfali.SIK, Kasatintelkam Polres Aceh Tamiang AKP Zulfahmi.SH, Asisten I Pemerintahan kabupaten Aceh Tamiang Syahri.SP, Analis kebijakan bagian pemerintahan Setda Aceh Tamiang Raja Alief Dianggap.S.STP, MAP, Analis kebijakan bagian pemerintah Setda provinsi Sumatera Utara Ngadimin.S.Sos, MAP, Camat Besitang H.Ilham Efendi, Camat Tenggulun M.Dede Winata.S.STP, Kapolsek Simpang kiri IPDA Andi Krisna, Danposramil Simpang kiri Serma Harun, Kanit Intel Polsek Simpang Kiri Bripka Yusri, Personil Satintelkam polres Aceh Tamiang,personil satreskrim polres Aceh Tamiang, Datok Penghulu tenggulun Abidin dan masyarakat desa tenggulun.perwakilan Kemendagri Republik Indonesia beserta Pemerintah Provinsi Aceh dan perwakilan pemerintah kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan berita acara nomor 01/BAD I/V/2022 dititik 63A lintang 3°57’14,57′ LU bujur 98°1’22,58’BT serta dilanjutkan dengan penandatangan berita acara pelacakan verifikasi lapangan dan pemasangan pilar dengan nomor 01/BAD-I/V/2022.

    ( poris) 



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +