-->
  • Jelajahi

    Copyright © BIDIK INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kajati Resmikan 3 Rumah Restorative Justice, Rumah Rehab Narkotika Dengan metode Tarbiyah Ulamiyah Mazhab Syafi'i

    Andi Masta
    Kamis, 23 Juni 2022, 02.11 WIB Last Updated 2022-06-23T09:27:27Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Backtiar, SH. MH, melakukan kunjungan kerja ke Kota Lhokseumawe. Dalam kunjungannya Kajati Bambang Backtiar, SH. MH meresmikan Resmikan 3 Rumah Restorative Justice di Kota Lhokseumawe yakni di Desa Lancang Garam, Desa Hagu Barat Laut, Desa Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Kamis (23/06) 2022.Foto:Dokumentasi Humas Kota Lhokseumawe


    Lhokseumawe | Bidikindonesia.Com, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Backtiar, SH. MH, melakukan kunjungan kerja ke Kota Lhokseumawe. Dalam kunjungannya Kajati Bambang Backtiar, SH. MH meresmikan Resmikan 3 Rumah Restorative Justice di Kota Lhokseumawe yakni di Desa Lancang Garam, Desa Hagu Barat Laut, Desa Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Kamis (23/06) 2022.


    Peresmian Rumah RJ ini berlangsung di Aula Setdako Lhokseumawe dengan dihadiri oleh Walikota Lhokseumawe Bapak Suaidi Yahya, Wakil Walikota Lhokseumawe Bapak Yusuf Muhammad, Danlanal Lhokseumawe Letkol Mar Dian Suryansah, SE, MM, MTr. Hanla, Kasrem 011/LW Letkol Czi M. Ridha Has, ST. MT, Kapolres Lhokseumawe  AKBP Eko Hartanto. S. Ik. MH, serta Kajari Lhokseumawe Muklis. SH. MH serta jajaran Muspida dan Forkopimda Kota Lhokseumawe.

    Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Backtiar, SH. MH, beserta Istri Kejati Aceh an. Ny. Anita Bambang Bachtiar dan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Foto:Dokumentasi Humas Pemko Lhokseumawe


    Hingga saat ini, ”sudah ada 65 Gampong yang sudah siap untuk melaksanakannya dengan kesiapan perangkat Gampong untuk melakukan sidang adat digampong masing masing Rumah RJ” ungkapnya Kajari Lhokseumawe Muklis. SH. MH dalam sambutannya.


    Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, mendukung sepenuhnya upaya-upaya penegakan hukum yang dilaksanakan semua aparat penegak hukum termasuk kejaksaan tinggi Aceh. Selama ini, hubungan dengan kejaksaan telah terjalin dengan baik, diantaranya penandatanganan perjanjian kerjasama (Mou) bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara pemerintah Kota Lhokseumawe dengan kejaksaan negeri Lhokseumawe yang telah dilakukan.


    Kajati Aceh Bambang Backtiar, SH. MH, menyampaikan bahwa “Pendekatan penegakan hukum di Kampung Restorative Desa/ Gampong bertujuan mewujudkan perdamaian, serta pemulihan keadaan semula sebelum perkara diproses ke aparat penegak hukum, tidak semua harus perkara diproses oleh aparat hukum, ada beberapa perkara yang bisa diselesaikan dengan kekeluargaan”. jelasnya Kajati Aceh.


    “Sengketa/ perselisihan adat dan adat istiadat meliputi perselisihan dalam rumah tangga, sengketa antara keluarga yang berkaitan dengan faraidh, khalwat meusum, pencurian ringan dan masalah lain yang melanggar adat istiadat” tambahnya.


    “Aparat penegak hukum memberikan kesempatan agar sengketa/perselisihan diselesaikan terlebih dahulu secara adat di Gampong atau nama lain” tidak semua masalah harus berakhir di meja hijau", tambahnya lagi.


    Selain Peresmian 3 Rumah RJ, dalam kegiatan ini juga dilakukan Prosesi peusijeuk kepada Kejati Aceh Bapak Bambang Backtiar, SH. MH, Beserta Istri Kejati Aceh an. Ny. Anita Bambang Bachtiar oleh Ketua MAA Lhokseumawe an. Tgk. M. Jalil Hasan.


    Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung rumah RJ di Desa Hagu Selatan dan melihat langsung lokasi pembangunan Balai rehabilitasi Narkotika yang sedang dibangun berkast kerjasama Pemerintah Kota Lhokseumawe, kejaksaan Negeri Lhokseumawe dan Dayah Tarbiyah yang bertempat di kandang.


    Tgk. Ahmad Fuadi selaku Pimpinan Dayah Tarbiyah Meunasah Mee Kandang kecamatan Muara Dua Lhokseumawe Menerangkan, "Balee Rehabilitasi Rakyat Narkotika ini memakai konsep metode Tarbiyah Ulamiyah Mazhab Syafi'i, acuan daripada Sultan Malik As Shaleh, pengobatan Jasmani dan Rohani, kita bekali ideologi ilmu keagamaan kenegaraan juga ilmu kebathinan", terangnya Tgk. Ahmad Fuafi yang akrab Disapa Aboen.


    Selanjutnya ia juga mengatakan, "kaifiyat metode pertama yang kita gunakan yaitu, pemandian taubat dengan air taubat, pengobatan medis dan penyembuhan selama 1 bulan dengan cara obat, bekam, donor dan olah raga juga siraman rohani dengan cara Taushiah Ukhrawy", jelasnya Aboen.


    "Metode ke dua, pengajian rakyat menanamkan ilmu Ketauhidan, ilmu Fiqqah dan ilmu Akhlak supaya Ta'at kepada Allah Kepada rasulnya dan kepada Prmimpin sampai lahir Rasa Cintanya Kepada Allah Rasul dan pemimpin", tambahnya Aboen.


    Selanjutnya Metode ke Tiga itu mengarah ke pengobatan Kebathinan dengan Cara khulwah, zikir dan do'a sehingga rohaninya sehat, jika rohaninya sehat maka sehatlah jasmaninya, sehingga terbentuklah manusia yang ta'at kepada Allah dan rasulnya juga Prmimpinya, sehingga jadilah jiwa yang Mudmai'nah menjadi insan ang Kamil", tutupnya Aboen.(masta)




     


     



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Nasional

    +